Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan Liaison Officer (LO) Gathering 2022 secara tatap muka, di Pusat Pengembangan SDM Asuransi, Gedung Permata Kuningan, Jakarta. Acara yang berlangsung pada Jumat, 16 Desember 2022 ini diikuti oleh 85 peserta Anggota AAUI yang berasal dari perusahaan Asuransi Umum dan Reasuransi. Acara LO Gathering ini merupakan acara tahunan AAUI sebagai salah bentuk apresiasi kepada Liaison Officer AAUI sebagai garda terdepan sekaligus penghubung antara Perusahaan Asuransi maupun Reasuransi kepada AAUI terkait penyampaian informasi atau isu yang ada di industri asuransi umum. LO Gathering resmi dibuka oleh sambutan dari Bern Dwyanto selaku Direktur Eksekutif AAUI. Dalam sambutannya, Bern menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dari LO AAUI selama ini telah selalu berkomitmen untuk menjaga komunikasi dan membantu penyampaian segala informasi yang disampaikan AAUI kepada anggotanya. Mulai dari Regulasi, Undangan FGD antar Jasa Keuangan, Data Laporan Keuangan Triwulanan, hingga semua hal yang berkaitan dengan kepentingan industri asuransi. Tak hanya itu, ia menambahkan fungsi LO ini sangat vital sekali bagi AAUI, ia berharap semoga hubungan kerjasama antar AAUI dan para LO semakin kompak, untuk industri asuransi umum yang semakin kuat, independen, dan maju. Pada akhir sambutannya ia juga memaparkan beberapa informasi terkait outlook kegiatan AAUI di 2023 mendatang. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini juga menghadirkan talkshow bersama Irmawan Rahyadi selaku narasumber dari Akademisi Universitas Bina Nusantara yang membawakan tema “Efektivitas Komunikasi di Era Digital”. Tak hanya itu saja, AAUI juga memberikan penghargaan kepada para LO yang selalu cepat tanggap terhadap informasi-informasi dari AAUI dan juga bermain game berhadiah bersama para peserta acara.
Industri Asuransi Umum Catatkan Pertumbuhan Sebesar 20% Pada Triwulan-III Tahun 2022
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan pencatatan premi industri asuransi umum dan reasuransi pada periode triwulan III tahun 2022. Industri asuransi umum mencacatkan pertumbuhan positif sebesar 20,3%. Pendapatan pertumbuhan ini sejalan dengan pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan III-2022 terhadap triwulan III-2021 tumbuh sebesar 5,72 % (y-on-y). Pendapatan Premi Asuransi Umum pada Triwulan III tahun 2022 tercatat sebesar 66,9 Triliun Rupiah, dibandingkan periode dengan Triwulan III di tahun 2021 yang hanya mencatatakan premi 55.5 Triliun Rupiah. Pencatatan ini menunjukan adanya pertumbuhan sebesar 20.3%. Pertumbuhan premi asuransi umum mengalami kenaikan hampir disebagian besar lini usaha di triwulan 3 – 2022 ini, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Asuransi Property sebesar 30,7% (y-on-y), namun masih ada 3 lini usaha yang terkontraksi yakni Asuransi Aviation, Asuransi Energy on Shore dan Asuransi Surety. Sementara itu Klaim Dibayar Asuransi Umum triwulan 3 tahun 2022 tercatat sebesar 27,4 Trilyun Rupiah secara total, tumbuh sebesar 20,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan klaim terjadi hampir pada sebagian lini usaha asuransi, namun AAUI mencatat ada 7 lini usaha yang mencatatkan penurunan klaim dibayar. Lini usaha tersebut adalah Aviation, Satelite, Energy on Shore, Liability, Marine Cargo, Personal Accident dan Surety Ship. Pangsa pasar premi asuransi umum di Q3 2022 ini masih didominasi oleh Asuransi Harta Benda/Property (30,8%), Asuransi Kendaraan Bermotor/Motor Vehicle (19,5%) dan asuransi Kredit/Credit Insurance (16,1%). Total proposi dari 3 lini usaha yang mendominasi pendapatan premi ini sebesar 67% dari seluruh lini usaha asuransi umum. Disisi lain, AAUI juga mencatatkan Premi untuk Reasuransi Umum Triwulan III tahun 2022. Industri Reasuransi Umum mencatatkan pertumbuhan sebesar premi sebesar sebesar premi sebesar 14,6 Triliun Rupiah atau naik 9,5% berbanding tahun sebelumnya pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Gelar RUA RKAT untuk Tahun Anggaran 2023
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menggelar Rapat Umum Anggota dengan agenda utama Penyampaian Rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun anggaran 2023 pada Rabu, 14 Desember 2022 online melalui zoom meeting. Rapat Umum Anggota ini dihadiri oleh 66 dari 81 perusahaan asuransi maupun reasuransi yang merupakan anggota dari AAUI. Turut hadir dalam acara ini Dewan Pengawas AAUI Kornelius Simanjuntak serta Ketua AAUI Hastanto SM Widodo beserta segenap Dewan Pengurus Pusat AAUI. Rapat Umum Anggota secara resmi dimulai pada pukul 9.15 WIB setelah memenuhi Kuorum yakni setengah dari total anggota plus 1 dari jumlah anggota yang telah hadir dalam rapat. Kornelius Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan situasi saat ini memang tidak mudah, namun pencapaian laporan keuangan AAUI menurutnya cukup mengesankan. Beberapa kegiatan AAUI yang sempat tertunda pun kembali diselenggarakan di masa pandemi seperti; Indonesia Rendezvous, International Insurance Seminar, AAUI Cup dan lainnya. Hal tersebut menunjukan kerjasama yang sangat baik oleh Dewan Pengurus Pusat AAUI dan juga kontribusi dari Anggota AAUI yang terus ingin memajukan Industri Asuransi Umum. Kornelius sebagai Dewan Pengawas memandang kekompakan Industri Asuransi Umum ini sangat bagus, mengingat tidak adanya persoalan menyangkut ras, suku, agama dan sebagainya. Dewan Pengawas AAUI mengapresiasi atas pencapaian yang sangat baik kepada Dewan Pengurus Pusat dan Sekretariat AAUI. Ketua AAUI Hastanto SM Widodo pada acara Rapat Umum Anggota RKAT ini bertugas memimpin jalannya rapat. Sementara itu, Dewan Pengurus Pusat AAUI membacakan program rencana kerja per bidang masing-masing sebanyak 15 bidang plus 1 anak perusahaan, diantaranya; Bidang Aktuaria & Permodelan, Bidang Hukum & Klaim, Bidang Keuangan, Bidang Keagenan, Bidang SDM & Literasi Asuransi, Bidang Pemasaran, Bidang IT & Applied Technology, Bidang Statistik & Riset, Bidang Teknik, dan Bidang Sekretariat dan Kehumasan. Pada kesempatan ini juga, rencana kerja untuk Lembaga Sertifikasi Profesi AAUI (LSP AAUI) juga disampaikan. Selanjutnya, Widyawati selaku Bendahara Pengurus Pusat AAUI juga memaparkan posisi keuangan AAUI estimasi hingga Desember 2022. Tak hanya itu saja, Widyawati juga menampilkan proyeksi keuangan tahun 2023, serta laporan keuangan untuk LSP AAUI sebagai anak perusahaan dari AAUI. Setelah berakhirnya pemaparan, AAUI akhirnya secara resmi mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun anggaran 2023 dengan persetujuan Anggota. Sebelum berakhirnya Rapat Umum Anggota, Widodo juga menyampaikan beberapa informasi terkait penyelenggaraan Kongres AAUI ke-VII untuk pemilihan Ketua AAUI periode 2023-2026 dan penyampaian informasi terkait Kegiatan Donasi AAUI untuk Korban Gempa Cianjur.
Tumbuhkan Optimisme Bisnis Produk Asuransi Aviation, AAUI Gelar Training Dasar Asuransi Aviation
Jakarta, 8 Desember 2022 — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan Training tentang Produk Asuransi Aviation dasar pada Kamis, 8 Desember 2022 di Pusat Pengembangan SDM Asuransi, Gedung Permata Kuningan Jakarta. Training ini diselenggarakan sebagai salah satu tugas AAUI untuk terus berupaya memberikan literasi untuk SDM industri perasuransian untuk terus menambah wawasan serta informasi terkini di Industri Asuransi Umum, terutama pengetahuan tentang Asuransi Aviation secara dasar atau basic. Sebanyak 58 Peserta dari perusahaan asuransi umum serta reasuransi yang merupakan Anggota AAUI ikut berpartisipasi dalam training ini. Acara ini dibuka secara resmi oleh sambutan Bern Dwyanto selaku Direktur Eksekutif AAUI. Dalam sambutannya, Bern menyampaikan bisnis penerbangan di Indonesia ini menjadi salah satu bisnis yang cukup banyak peminatnya dan menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi negara indonesia. Berdasarkan laporan semester 1 kinerja industri asuransi umum di 2022 juga terlihat produk asuransi aviation mengalami pertumbuhan 17% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ia menambahkan, hal ini tentunya menjadi indikator bagi industri asuransi untuk terus optimis untuk memberikan pertumbuhan pendapatan premi Asuransi Aviation di industri asuransi umum. Harapannya training ini akan bermanfaat bagi SDM Anggota AAUI serta pengetahuannya dapat diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam ini membahas materi tentang gambaran bisnis proses maskapai penerbangan, Informasi Market Update Aviation lokal maupun global, pemahaman tentang jaminan utama Asuransi Aviation, serta underwriting issue dalam penutupan Asuransi Aviation yang di paparkan oleh Budi Hermawan dari PT Fistlight Indonesia serta dimoderatori oleh Tony Ariefianto selaku Ketua Departemen Aviation AAUI.
Gelar Gathering Aktuaris Asuransi Umum & Reasuransi, AAUI Berikan Pemahaman Tentang Implementasi IFRS 17
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menggelar Aktuaris Gathering secara offline pada Selasa, 29 November 2022 di Pusat Pengembangan SDM Asuransi, Gedung Permata Kuningan, Jakarta. Pada acara ini turut hadir Hastanto Sri Margi Widodo Ketua AAUI, Deputi Direktur Statistik dan Informasi IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Arie Munandar, Direktur Teknik Indonesia Financial Group (IFG) Rianto Ahmadi, Perwakilan dari Kementerian BUMN Sabar Wicaksono selaku Penata Kelola Perusahaan Negara Madya, Wakil Ketua AAUI Bidang Aktuaria & Permodelan Darmadji beserta pengurus Bidang Aktuaria & Permodelan AAUI, serta dihadiri oleh lebih dari 100 peserta aktuaris dari perusahaan asuransi umum dan reasuransi anggota AAUI. Acara dibuka oleh sambutan dan laporan penyelenggaraan dari Aktuaris Gathering 2022 ini oleh Darmadji selaku Wakil Ketua AAUI pada bidang Aktuaria. Dalam sambutannya Darmadji menyampaikan bahwa peran aktuaris di Industri Asuransi umum ini cukup penting. Sebelumnya banyak orang menafsirkan aktuaris dan underwriter sama, namun pada prakteknya aktuaris lebih berbeda karena harus melakukan penghitungan yang detail terhadap suatu data. Ia menambahkan bahwa aktuaris di industri asuransi umum ini masih langka atau sedikit di industri asuransi, harapannya nanti banyak peran aktuaris dalam proses bisnis asuransi yang semakin maju di tengah perkembangan perekonomian Indonesia seperti saat ini. Pada kesempatan ini, HSM Widodo Ketua AAUI juga menambahkan bahwa nanti kedepan peran para aktuaris di industri asuransi ini akan semakin nampak nyata, karena aktuaris ini nantinya yang akan secara langsung menghitung segala cadangan premi yang dimiliki perusahaan asuransi bahkan hingga pelaporan IFRS 17 kedepannya. Ia menyampaikan bahwa, industri asuransi umum masih perlu banyak SDM yang fokus kepada fungsi aktuaris untuk menunjang proses bisnis perusahaan semakin maju sehingga dapat mendorong industri semakin kuat juga kedepannya. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.30 WIB ini diisi dengan pemaparan materi oleh Abdulloh selaku Ketua Bidang Departemen Permodelan Bidang Aktuaria & Permodelan AAUI yang menyampaikan materi tentang Risk Adjustment Model Under IFRS 17 dan juga ada pemaparan materi dari Akademisi Universitas Katolik Parahyangan Bandung Ferry Jaya Permana & Farah Kristiani yang menyampaikan materi tentang Estimasi Tingkat Suku Bunga dengan Metode Stokastik. Diselenggarakannya acara ini juga diharapkan acara ini dapat memberi masukan dan wawasan bagi para aktuaris asuransi umum bahwa ada metode lain sebagai referensi dalam mempersiapkan implementasi IFRS 17.
Gelar Kembali HR Networking di Tahun 2022, AAUI Ingin Jaga Produktivitas dan Fokus SDM Industri Asuransi Umum
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan kembali HR Networking di tahun 2022 dengan mengusung tema “Hybrid Working: Menjaga produktivitas melalui kesehatan mental dan kesejahteraan”. Tema ini diambil dari pengamatan beberapa dampak yang timbul dari perubahan yang signifikan terhadap dunia kerja. Pada masa Pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja jarak jauh atau secara daring (Work From Home) sehingga hal ini membuat perubahan baru yang mengharuskan karyawan untuk berjauhan secara fisik dan hanya memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan bertatap muka seperti menggunakan beberapa aplikasi digital Zoom, Google Meet, atau yang lainnya. Pada situasi ini, beberapa karyawan di perusahaan merasa kurang nyaman dengan keadaan ini terutama pada kesehatan mental mereka di tengah ketidakpastian kapan berakhirnya Pandemi Covid-19. Terkait dengan hal ini perlu adanya peran Human Resource (HR) untuk terus membuat inovasi dan dorongan guna meningkatkan produktivitas serta fokus dari karyawan akibat gangguan kesehatan mental karyawan. Untuk itu, pada tahun 2022 ini Bidang SDM & Literasi Inklusi Asuransi AAUI menyelenggarakan kembali HR Networking yang diselenggarakan pada 24-26 November 2022 di Semarang, Jawa Tengah. HR Networking ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang SDM & Literasi Asuransi AAUI Evia Nastiti Lutfi beserta seluruh pengurus bidang, serta diikuti oleh 67 peserta yang terdiri dari staf bidang SDM, manajer, maupun level diatasnya yang tersebar di industri asuransi. Evia Nastiti Lutfi selaku Wakil Ketua AAUI Bidang SDM & Literasi Asuransi, HR Networking ini merupakan acara rutin tahunan yang telah diselenggarakan secara terus menerus mulai dari 2018 pertama kali diselenggarakan di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kemudian pada tahun 2019 diselenggarakan di Yogyakarta dan pada tahun ini mulai diadakan kembali di Kota Semarang setelah hampir 2 tahun ditunda. Evia berharap, diselenggarakannya kembali HR Networking 2022 ini akan menjadi semangat baru bagi para HR khususnya industri asuransi agar terus selalu bekerja serta mendekatkan kembali keharmonisan yang sempat terpisah akibat harus bekerja dari jarak jauh (Work From Home). Selain itu Evia juga menambahkan, bahwa acara ini akan dapat menjadi wadah bagi HR industri asuransi umum untuk menghasilkan inovasi positif bagi perkembangan perusahaan asuransi umum khususnya anggota AAUI. Acara yang akan berlangsung selama 3 hari ini, akan ada beberapa kegiatan di dalamnya seperti Outbond, Networking Session, Seminar tentang kesehatan mental bersama pakarnya, serta informasi penyediaan teknologi baru untuk mendukung situasi kerja secara hybrid. Acara ditutup dengan kunjungan ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jawa Tengah yang berada di Kota Semarang.
AAUI Kembali Hadirkan “Indonesia Rendezvous” yang ke-26, Setelah 2 Tahun Tertunda Akibat Pandemi Covid-19
Bali, 12 Oktober 2022 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan kembali acara tahunannya yakni Indonesia Rendezvous ke 26 atau acara gathering industri asuransi yang ada diseluruh dunia yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center 2 (BNDCC) di Kawasan Nusa Dua Bali, Indonesia selama 12-15 Oktober 2022. Setelah 2 tahun terdampak Pandemi Covid-19 dan harus ditunda penyelenggaraanya, kini AAUI berupaya terus menghadirkan inovasi baru serta menyiapkan beberapa program menarik dalam penyelenggaraan Indonesia Rendezvous ke 26 di tahun 2022 ini. Acara Indonesia Rendezvous ke 26 ini dibuka dengan persembahan Welcome Dinner & Cocktail yang diselenggarakan pada Rabu, 12 Oktober 2022 bertempat di Pecatu Hall, BNDCC 2, Bali. Dalam Welcome Dinner & Cocktail ini, Heddy Agus Pritasa selaku Wakil Ketua AAUI Bidang Hubungan Internasional memberikan sambutannya dan rasa terima kasih atas partisipasi semua orang dalam acara Indonesia Rendezvous ke 26 ini. Ia menambahkan bahwa Indonesia Rendezvous ini akan menjadi semangat baru bagi industri asuransi diseluruh belahan dunia untuk kembali berkumpul dan berdikusi untuk membahas bagaiman industri asuransi akan terus memperkuat sektor keuangan Indonesia serta membahas hal-hal lain untuk kepentingan para konsumen. Dengan mengangkat tema besar “Toward Sustainable Future and Inclusive Growth” Indonesia Rendezvous ke 26 ini menghadirkan banyak elemen pohon di setiap visual yang ditampilkan ini menganalogikan bahwa industri asuransi ingin terus tumbuh secara inklusif demi menuju masa depan yang berkelanjutan. Tak hanya itu, pada penyelenggaraan kali ini banyak program baru dipersiapkan seperti acara live trekking dan juga turnamen golf Indonesia Rendezvous yang pertama kalinya diselenggarakan di Bali National Golf Resort, Nusa Dua-Bali. Tak hanya itu, Indonesia Rendezvous ini juga diisi dengan penyelenggaraan seminar pada Kamis & Jumat 13-14 Oktober 2022 di Pecatu Hall, Bali Nusa Dua Convention Center(BNDCC) 2, Bali Indonesia. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ogi Prastomiyono Kepala Eksekutif Pengawas Industri Jasa Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Arsjad Rasjid Ketua Kamar Dagang Industri Nasional (KADIN), Hastanto Sri Margi Widodo Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Segenap Ketua Asosiasi Industri Perasuransian serta dihadiri oleh delegasi dari IIRFA (Insurance Information and Ratemarking Reinsurance Forum of Asia). Dalam kesempatan ini, Ogi Prastomiyono, Arsjad Rasjid, Hastanto Sri Margi Widodo, serta didampingi oleh Dewan Pengawas & Dewan Pengurus Pusat AAUI, juga didampingi oleh Perwakilan dari Diamond Sponsor acara 26th Indonesia Rendezvous 2022 yakni Dradjat Irwansyah dari PT Tugu Reasuransi Indonesia yang secara simbolis Arsjad, Ogi, dan Widodo menanamkan pohon secara bergantian acara yang menandakan acara Indonesia Rendezvous 2022 dibuka secara resmi. Dalam sambutannya Arsjad Rasjid menyampaikan, meskipun masih diselimuti oleh keadaan Pandemi Covid-19 ini tentunya banyak negara yang ingin pulih dari dampak negative yang ditimbulkan oleh pandemi, salah satunya negara kita yakni Indonesia. Indonesia juga tengah berupaya untuk membangkitkan ekonomi Indonesia dengan beberapa program yang telah diinisiasi oleh dari pemerintah yakni Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN. Industri Keuangan juga menjadi salah satu kontributor untuk pemulihan ekonomi nasional Indonesia. Mulai dari industri perbankan, finance, fintech bahkan juga Industri Asuransi. Arsjad menyampaikan dalam tahun ini Negara Indonesia juga, berkesempatan menjadi tuan rumah G20 Presidensi yang mana menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk terus menjalin bisnis dari berbagi sektor industri seperti salah satu halnya Industri Asuransi ini yang mengadakan acara Indonesia Rendezvous ke 26. Sementara itu, pada saat sambutan oleh Ogi Prastomiyono menyampaikan fokus utama OJK saat ini adalah memastikan efektivitas dari pelaksanaan pengaturan serta pengawasan di bidang pemasaran dan pengelolaan produk asuransi. Ogi menyampaikan diselenggarakannya acara ini diharapkan menjadi wadah bagi industri asuransi untuk belajar dan merefleksi untuk menghindari masalah dimasa depan terhadap penerapan strategi bisnis yang tidak bertanggung jawab serta mengutamakan keuntungan jangka pendek diatas keberlanjutan jangka panjang perusahaan asuransi. Ogi menambahkan OJK mengucapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Asosiasi Asuransi Umum Indonesia atas upaya penyelenggaraan acara Indonesia Rendezvous serta kerjasama saat ini dengan OJK untuk terus mengembangkan industri asuransi Indonesia. Seminar yang berlangsung selama kurang lebih 7 Jam pada tanggal 14 & 15 Oktober ini, diisi dengan pemaparan beberapa materi dan forum seperti Indonesia Market Update, Special Forum dan Executive Forum yang dihadiri oleh Speaker, Moderator, sekaligus Panelist yang terdiri dari beberapa negara yang ada di seluruh dunia. (Humas AAUI)
AAUI Gelar Kembali Kemeriahan AAUI CUP ke 15 di Tahun 2022.
Setelah sempat tertunda bahkan diselenggarakan secara online di tahun sebelumnya, kini Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan kembali AAUI CUP yang ke 15 di tahun 2022. AAUI CUP 2022 yang mengusung tema “Selalu Bersatu Dalam Sportifitas & Kreatifitas” ini menghadirkan 15 Perlombaan untuk Kategori Olahraga dan Seni. Sebanyak 55 Perusahaan asuransi umum dan reasuransi Anggota AAUI turut berpartisipasi di AAUI CUP 2022. Perlombaan ini diantaranya, Futsal, Badminton, Basket, Zumba, Dance, Fotografi, Catur, Mancing, Tenis Meja, Golf, Cerdas Cermat, Sepeda Santai, Gerak Jalan, Tiktok, dan Idol. AAUI Cup 2022 ini dibuka pada tanggal 6 Agustus 2022 secara simbolis oleh Hastanto Sri Margi Widodo Ketua AAUI dengan menendang bola ke gawang yang dilakukan di lapangan futsal Grand Futsal, Setiabudi, Jakarta selatan dan AAUI Cup 2022 ini ditutup dengan Acara Puncak AAUI Cup yang diselenggarakan pada hari minggu, 2 Oktober 2922 di Lapangan Parkir Plaza Festival Kuningan Jakarta Selatan. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh Dewan Pengurus Pusat AAUI serta dihadiri oleh peserta dari AAUI Cup 2022 kurang lebih sebanyak 800 Peserta. Pada Acara Puncak AAUI Cup ini juga diselenggarakan Perlombaan Gerak Jalan & Sepeda Santai yang diikuti oleh beberapa Asosiasi di Bawah Dewan Asuransi Indonesia seperti AAJI, AASI, Apparindo dan APARI serta 2 (dua) Perguruan Tinggi yaitu STMA Trisakti dan STIMRA serta dilakukan juga pembagian doorprize dan penyerahan hadiah untuk pemenang lomba-lomba AAUI Cup dari berbagai kategori. Dalam acara ini, Hastanto Sri Margi Widodo selaku Ketua AAUI menyampaikan dengan diadakannya AAUI CUP 2022 ini, diharapkan industri asuransi semakin kompak dari tahun ke tahunnya. Ini merupakan fungsi dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia dalam menyatukan para pelaku industri asuransi umum khususnya untuk tetap eksis dan kompak demi kemajuan industri yang semakin baik. Untuk itu acara ini juga dapat menjadi wadah komunikasi serta meningkatkan kerjasama serta kreatifitas antar Anggota AAUI. Pada kesempatan ini Widodo juga berkesempatan mengumumkan juara umum AAUI Cup pada tahun 2022 ini. PT Zurich Asuransi Indonesia berhasil kembali menjadi juara umum AAUI Cup 2022 ini dengan perolehan poin terbanyak yaitu 40 poin dari keseluruhan lomba yang telah mereka ikuti. Sebelumnya PT Zurich Asuransi Indonesia telah menjuarai AAUI CUP dari tahun 2018, 2019, 2020, dan juga tahun 2022 ini.
Kinerja Industri Asuransi Umum dan Reasuransi Triwulan-II Tahun 2022
Pulihnya situasi ekonomi Indonesia di masa pandemi Covid-19 memiliki pengaruh besar terhadap berbagai sektor industri yang ada di Indonesia khususnya industri jasa keuangan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, ekonomi Indonesia pada periode Triwulan II 2022 ini dibanding triwulan II pada tahun 2021 ini tumbuh sebesar 5,44% (y-on-y). Situasi ini tentunya berpengaruh juga pada besaran Produk Domestik Bruto (PDB) yang mana industri jasa keuangan mencatatkan pendapatan lapangan usaha sebanyak Rp 203,6 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 sebesar Rp 184,4 triliun. Ini artinya jasa keuangan juga turut serta membantu pulihnya ekonomi Indonesia dengan pertumbuhan 1,50% pada tahun ini. Pendapatan premi asuransi umum pada Triwulan II tahun 2022 tercatat sebesar Rp 46,038 triliun, tumbuh sebesar 20% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 (Rp 38,374 triliun). Tercatat ada 3 lini bisnis asuransi umum yang membukukan pertumbuhan negatif pada Triwulan II tahun 2022 ini. Adapun lini bisnis yang mengalami pertumbuhan negatif yakni Asuransi Marine Hull, Asuransi Personal Accident, dan Asuransi Surety Ship. Sedangkan untuk lini bisnis lainnya mencatatkan pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 Sementara itu pada sisi pencatatan klaim pada Triwulan II tahun 2022 mencatatkan sebesar Rp 17,7 triliun, telah terkontraksi sebanyak 35,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022 (13,1 triliun). Peningkatan klaim terjadi hampir pada sebagian lini bisnis asuransi dan hanya 3 lini usaha yang mencatatkan adanya penurunan klaim yaitu Asuransi Aviation, Asuransi Energy On Shore dan Asuransi Personal Accident. Claim Ratio pada Triwulan II tahun 2022 ini tercatat sebesar 38,6%, yang mana ini mengalami kontraksi jika dibandingkan tahun lalu sebesar 34,2%. Pangsa pasar terbesar premi asuransi umum pada Triwulan II tahun 2022 ini masih didominasi oleh Asuransi Harta Benda & Asuransi Kendaraan Bermotor dengan proporsi mencapai 51,5%. Di Posisi ketiga pangsa pasar premi asuransi umum di periode ini diisi oleh Asuransi Kredit dengan proposi sebesar 13,9%. Untuk posisi yang selanjutnya diisi oleh lini usaha adapun diposisi selanjutnya diisi oleh lini usaha Health Insurance dan Marine Cargo Insurance. Asuransi Harta Benda tercatat mengalami pertumbuhan premi yang positif sebesar 36,4% pada Triwulan II tahun 2022. Salah satu faktor pendukung pertumbuhan positif ini adalah dengan meningkatnya penjualan properti residensial di pasar primer yang mana tumbuh positif sebesar 15,23% (yoy) pada triwulan II 2022. Hal ini tentunya menjadi faktor utama pertumbuhan premi Pada Asuransi Harta Benda di periode ini. Sementara itu, pada lini bisnis Asuransi Kendaraan Bermotor juga mengalami pertumbuhan yang cukup bagus yakni sebesar 18.3% pada Triwulan II – pada tahun 2022 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan premi asuransi kendaraan bermotor pada periode ini adalah penjualan kendaraan bermotor yang mengalami kenaikan sebanyak 465.252 unit jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 sebesar 387.844 unit khususnya pada kendaraan roda 4. Sedangkan, pada data AISI, penjualan Kendaraan Bermotor roda dua mengalami penurunan penjualan sebanyak -8,3% di Triwulan II tahun 2022 ini. Lini bisnis asuransi selanjutnya yang juga mengalami peningkatan di Triwulan II tahun 2022 ini adalah Asuransi Kredit yang tercatat mengalami pertumbuhan positif sebesar 8,9% dibanding tahun lalu dengan nilai premi sebesar Rp 6,3 triliun. Beberapa hal yang mendukung pertumbuhan ini adalah atas adanya komitmen Pemerintah terhadap penyaluran kredit baru sesuai data survey dari Bank Indonesia. Posisi Kredit yang saat ini banyak diberikan bank umum dan BPR pada Triwulan II – tahun 2022 ini didominasi oleh Kredit UMKM dan Kredit Real Estate dengan proposi sebesar 25%. Data Reasuransi Triwulan II Tahun 2022Premi Reasuransi Umum Triwulan II tahun 2022 tercatat sebesar Rp 11,2 triliun dan tumbuh sebesar 21,7% dibanding periode yang sama pada tahun 2021 (9,2 triliun). Dari sisi klaim, tercatat sebesar Rp 4,2 triliun di Triwulan II 2022 atau tumbuh sebesar 34,2% dibanding dengan periode yang sama di tahun lalu (Rp 3,1 triliun).
Gelar Training Contractor’s All Risks, AAUI Tambah Wawasan tentang Implementasi Produk Asuransi CAR
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia menyelenggarakan Training dengan judul “Aspek Underwriting pada Contractor’s All Risks”, Kamis 15 September 2022 di Pusat Pengembangan SDM Asuransi, Gedung Permata Kuningan. Acara yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh 77 Peserta dari Perusahaan Asuransi & Reasuransi Anggota AAUI. Training yang juga dihadiri oleh pengurus dari Departemen Teknik/ (Underwriting) ini menghadirkan narasumber Yustinus Arianto dari PT Tugu Reasuransi Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh sambutan dari Direktur Eksekutif AAUI Bern Dwyanto. Secara umum produk Asuransi Contractor’s All Risks ini akan digunakan untuk meminimalisasi konsekuensi buruk atas terjadinya kegagalan atau resiko yang mungkin terjadi pada suatu proyek konstruksi. Dengan diadakan training ini, peserta diharapkan mampu menambah wawasan serta dapat mendiskusikan bagaimana pemahaman terkait produk Asuransi Contractor All Risks ini serta implementasinya. Pada kesempatan ini juga, AAUI merilis handbook pedoman underwriting untuk lini produk asuransi CAR/EAR yang telah disusun oleh pengurus Departemen Engineering dan Bidang Teknik 1 AAUI. Pedoman ini diharapkan nantinya akan dapat digunakan oleh Anggota AAUI, khususnya para underwriter sebagai referensi dalam menyeleksi suatu risiko. Saat acara berlangsung, Yustinus Arianto atau yang akrab dipanggil Ari ini memaparkan 2 materi dalam sesi yang berbeda. Pada sesi awal, Ari menjelaskan tentang metode pelaksanaan konstruksi, serta contoh beberapa bangunan konstruksi seperti gedung perkantoran, jalan tol, dan sebagainya. Tak hanya itu saja, ia juga memaparkan beberapa survey serta risk assessment yang meliputi dokumen pada konstruksi. Di sela-sela pemaparannya Ari juga mengajak peserta untuk berbagi tentang pengalaman peserta terhadap beberapa proyek konstruksi yang pernah mereka cover. Kemudian pada sesi berikutnya, Ari menjelaskan materi tentang faktor-faktor penting dalam proses underwriting dan claim cases yang sering terjadi pada mega proyek konstruksi. Dalam sesi ini, Yustinus Arianto juga memperlihatkan beberapa contoh video proyek pembangunan konstruksi bendungan serta cara perhitungan underwritingnya. (RQ)