Bali, 9-11 Oktober 2024 – Konsisten menghadirkan forum pertemuan bisnis bagi para pelaku industri asuransi, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan kembali untuk ke-28 kalinya acara “Indonesia Rendezvous” di tahun 2024 ini. Acara yang memiliki tujuan mengembangkan potensi bisnis para pelaku industri asuransi Indonesia yang tentunya dapat menjalin jaringan bisnis lebih luas di kancah dunia (internasional) Acara yang diawali dengan rangkaian kegiatan Reconnecting Dinner pada 9 Oktober 2024 di Gamelan Ballroom, Sofitel Hotel, Nusa Dua – Bali ini juga menghadirkan acara seminar yang berkaitan dengan isu atau topik yang hangat di industri perasuransian Indonesia. Seminar atau Konferensi yang diselenggarakan selama 2 Hari pada tanggal 10-11 Oktober 2024 ini. Acara yang rutin diselenggarakan AAUI ini tak hanya juga dihadiri oleh Para Pelaku Industri dari perasuransian, namun juga dari regulator, bahkan dari luar industri asuransi seperti industri fintech, jasa layanan teknologi dan lainnya pun juga ikut berpartisipasi dalam acara Indonesia Rendezvous ke-28 ini. Dalam kesempatan ini, Bapak Ogi Prastomiyono Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga turut hadir dalam acara ini. Pada sambutannya Bapak Ogi mengatakan bahwa industri asuransi harus terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi. Oleh sebab itu, dengan hadirnya program penjamin polis asuransi ini akan menjadi bagian penting bagi industri perasuransian Indonesia dalam rangka mengembalikan kepercayaan masyarakat atas produk asuransi sebagai mitigasi dari risiko yang akan dihadapi. Hal ini tentunya juga tertuang dalam UU P2SK dan sejalan dengan Peta Jalan Industri Perasuransian Indonesia 2023-2026 yang diluncurkan oleh OJK pada Desember 2023 lalu. Sementara itu, Budi Herawan dalam pembukaan sambutannya mengatakan bahwa AAUI sangat mengapresiasi serta mendukung penuh atas inisiatif dari regulator terhadap dorongan untuk pengembangan industri asuransi yang semakin baik. Salah satunya adalah dengan penerapan kebijakan atau peraturan untuk meningkatkan transparansi, kemudian perlindungan konsumen, dan juga memberikan ruang kepada industri asuransi untuk menjangkau jaringan yang lebih luas untuk melakukan kolaborasi dengan industri lainnya. Untuk itu, forum internasional ini kami hadirkan sebagai upaya kita agar senantiasa AAUI memberikan ruang bagi industri perasuransian Indonesia membangun jaringan yang lebih luas sehingga dapat belajar dari proses bisnis yang dilakukan negara-negara lain yang ikut serta dalam Indonesia Rendezvous 2024. Wakil Ketua AAUI Bidang Kerjasama Antar Anggota & Lembaga dan Hubungan Internasional Muhammad Iqbal selaku Ketua Panitia Penyelenggaraan Indonesia Rendezvous ke-28 ini juga menyampaikan “Kami berupaya untuk terus komitmen untuk terus menghadirkan antusias dari para peserta yang lebih banyak. Di tahun sebelumnya kami berhasil menjangkau 13 Negara, tahun ini kami bertambah menjadi 15 negara, kami harap tahun depan dapat konsisten bertumbuh seperti ini”. Bapak Iqbal juga menyampaikan agenda serta topik selama 2 hari konferensi yang akan mengisi acara Indonesia Rendezvous ke-28 di tahun 2024 ini. Diantaranya: di Hari ke-1 Seminar ada sesi The Future Of Insurance : Managing Risk In Digital Ecosystem, kemudian dilanjutkan dengan Special Forum, dan di akhiri dengan ESG Forum: Energy Savings Insurance as A Tool to Foster Energy Eficiency Investment. Lalu di Hari ke-2 Seminar akan ada pembukaan dari sesi Risk Management Forum: Agile Risk Management in Transforming Health Business, lalu di sesi berikutnya ada Growth Forum: Compulsory Motor Third-Party Liability Insurance: Gaining Competitive Adventage. Serta yang tak kalah penting, tentunya sesi yang ditunggu-tunggu para anggota AAUI yakni AAUI Executive Gathering yang mana disesi ini para Direksi/Komisaris dari para perusahaan asuransi dan reasuransi Anggota AAUI akan bertemu dan berdiskusi secara langsung dengan OJK terkait kebijakan-kebijakan yang telah dan akan dikeluarkan oleh regulator nantinya yang mana kebijakan ini tentu akan memberikan dampak yang besar bagi pengembangan industri yang semakin baik. #by: Humas AAUI
Penutupan Rangkaian Kegiatan AAUI Cup ke-17 dengan Penyelenggaraan Acara Puncak AAUI CUP, Digelar Perlombaan Fun Run, Fun Ride Vespa bersama lebih dari 500 Insan Perasuransian Indonesia.
Jakarta, 29 September 2024 – Sebagai organisasi yang mewadahi Perusahaan Asuransi Umum maupun Reasuransi yang ada di Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) pada tahun 2024 ini kembali menyelenggarakan acara rutin tahunan yakni AAUI CUP 2024 untuk kali ke-17. Acara AAUI Cup ini merupakan ajang perlombaan Olahraga dan Seni yang diselenggarakan oleh AAUI dengan tujuan sebagai wadah kebersamaan dan ajang pemersatu para pelaku asuransi atau insan perasuransian Indonesia. “Kita semua yang hadir disini memang sering kali bersaing atau berkompetisi dalam hal berbisnis, pelayanan, untuk perusahaan kita masing-masing setiap harinya. Namun, kami harap pada acara ini, kita semua berbahagia, saling merangkul serta jaga sportifitas dan kompak membangun industri kita yang semakin baik. Karena dengan semangat gotong royong kita sebagai insan perasuransian,industri kita perbaiki agar nantinya semakin dikenal baik oleh masyarakat luas” Ujar Budi Herawan saat sambutan pembukaan Acara Puncak AAUI CUP 2024. Acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya ini, dihadiri oleh Dewan Kehormatan, Dewan Pengawas, serta Dewan Pengurus Pusat AAUI, Para CEO atau Direksi Perusahaan Asuransi, Ketua Asosiasi Perasuransian di Bawah Naungan Dewan Asuransi Indonesia, serta lebih dari 500 insan perasuransian yang memeriahkan acara ini. Acara ini juga turut dihadiri oleh Bapak Munawar Kasan yang hadir mewakili Bapak Ogi Prastomiyono selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK dalam sambutannya juga menyampaikan agar AAUI CUP 2024 harus menjadi semangat baru bagi para pelaku industri perasuransian Indonesia. Meskipun memang banyak tantangan baru dari terbitnya kebijakan dari regulator, kami yakin dengan semangat kebersamaan ini akan membuat industri asuransi ke depan semakin tangguh dalam mendorong perekonomian negara yang semakin baik. Acara AAUI Cup 2024 sendiri, telah dilaksanakan dan dibuka pada tanggal 27 September 2024 oleh Bapak Budi Herawan di Grand Futsal, Kuningan Jakarta Selatan. Dari 82 Anggota AAUI atau Perusahaan Asuransi & Reasuransi, 69 Perusahaan ikut berpartisipasi dan memeriahkan14 kompetisi dari AAUI CUP 2024. Diantaranya adalah: Mini Soccer, Basket Putra, Basket Putri 3×3, Badminton, Tenis Meja, Catur, Idol, Mancing, Golf, Cerdas Cermat, Photography, TikTok Challenge, Zumba (Dance Party) dan ditutup dengan acara Fun Run hari ini pada 29 September 2024 yang diselenggarakan dengan Car Free Day di area Thamrin-Senayan Jakarta. By: Humas AAUI
AAUI Konsisten Dorong Pengembangan Kompetensi SDM Perasuransian melalui Ajang Kompetisi AAUI Young Manager Award yang ke 8 Kalinya.
Jakarta, 7 Agustus 2024 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali menyelenggarakan ajang kompetisi untuk para manajer muda industri asuransi yakni AAUI Young Manager Award 2024 yang ke-8 serta diikuti oleh sebanyak 24 peserta dari perusahaan asuransi dan reasuransi anggota AAUI. Seperti tahun sebelumnya, AAUI menyelenggarakan rangkaian kompetisi 8th AAUI Young Manager Award 2024, mulai dari pendaftaran peserta, penulisan essay dalam bahasa inggris, interview awal peserta dengan pengurus AAUI, serta acara puncaknya yang digelar di AAUI MAIPARK Ballroom Jakarta dan disiarkan langsung di Youtube AAUI pada Rabu, (7/8). Bern Dwyanto, Direktur Eksekutif AAUI menyampaikan, penguatan dan pengembangan SDM Asuransi tentunya menjadi tugas berkelanjutan bagi AAUI agar tentunya bisa membawa perubahan yang besar dan lebih baik kepada industri yang kita cintai ini. Diadakannya kompetisi AYMA ini tentunya adalah suatu dorongan dari industri agar para manajer muda di industri asuransi siap untuk bersaing di kompetisi lainnya seperti Young Asean Manager Award (YAMA), atau lainnya. Sehingga kedepan, para SDM industri perasuransian siap bersaing secara di kancah internasional untuk mengharumkan bangsa juga industri asuransi Indonesia. Pada acara Grand Final ini, 24 peserta hadir serta diumumkan top 10 yang mana peserta yang masuk dalam sepuluh besar berkompetisi kembali secara langsung didepan 6 juri dengan pertanyaan-pertanyaan seputar isu terbaru di industri asuransi. Seperti impelemtasi PSAK 117, Permodalan, hingga peraturan POJK baru yang berkaitan dengan industri asuransi. Adapun 10 peserta yang berkompetisi hanya menyisakan 6 peserta yang lolos untuk menjadi finalis AYMA 2024. Untuk Juara 1 atau pemenang dari AYMA ke-8 2024 yakni Jean Anastasya dari PT Asuransi AIG Indonesia. Kemudian disusul untuk posisi 2 yakni Edithya Permata Sari dari PT Asuransi Kredit Indonesia, kemudian Posisi 3 adalah Muhammad Imam Fatwah dari PT Asuransi Samsung Tugu. Peserta juara 1-3 mendapatkan hadiah penghargaan yakni mengikuti program Basic Course ISJ di Jepang. Untuk pemenang selanjutnya di posisi 4 diraih oleh Yoga Adiperkasa P dari PT Asuransi MSIG Indonesia, disusul posisi ke 5 oleh Rido Afmaja Simbolon dari PT Axa Insurance Indonesia, dan posisi terakhir atau ke 6 diraih oleh Arthur Daniel P sitorus dari PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Peserta yang meraih juara 4-6 mendapatkan hadiah mengikuti Indonesia Rendezvous ke 28. Tak hanya itu saja, untuk pemenang kategori Essay terbaik dari keseluruhan peserta, diperoleh yakni oleh Kinanti Woro Hapsari dari PT Asuransi Allianz Utama Indonesia yang juga mendapatkan hadiah seperti pemenang 4-6 AAUI Young Manager Award 2024.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Pusat menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional Untuk Mempererat Sinergi Dalam Rangka Penyebaran Literasi kepada Masyarakat melalui Pengurus AAUI Cabang di Daerah Seluruh Indonesia
Kota Medan, 2 Agustus 2024 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional antara Pengurus Pusat dan AAUI Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia pada Jumat, 2 Agustus 2024 bertempat di Hotel Grand Mercure Angkasa Medan. Acara ini dihadiri oleh Dewan Pengurus Pusat AAUI, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Bapak Khoirul Muttaqien, Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, serta dihadiri oleh perwakilan 28 peserta dari 33 Cabang yang ada di seluruh Indonesia. Rapat Kerja Nasional ini dilaksanakan dengan tujuan agar memperkuat strategi serta sinkronisasi kegiatan-kegiatan literasi yang dilakukan oleh setiap cabang agar meningkatkan pemahaman masyarkat terhadap pentingnya berasuransi. Budi Herawan, selaku Ketua AAUI Pusat menyampaikan dalam sambutannya bahwa sinergi yang terus dilakukan teman-teman AAUI Cabang untuk terus memberikan literasi bagi masyarakat untuk mengenal asuransi ini sangat kami apresiasi. Bagi kami tonggak utama yang langsung bisa menyentuh segmen Masyarakat adalah AAUI Cabang yang tentunya kontribusinya sangat besar bagi industri asuransi. Budi menambahkan saat ini industri asuransi memiliki dinamika yang luar biasa. Hal ini diharapkan tidak menyurutkan semangat dari teman-teman di AAUI Cabang untuk terus menyemarakkan edukasi ke masyarakat untuk memiliki asuransi sebagai mitigasi risiko-risiko seperti bencana alam, kecelakaan, atau lainnya. Sementara itu, Bapak Khoirul Muttaqien Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara dalam sambutannya juga menambahkan bahwa edukasi keuangan kepada masyarakat itu sangat penting dilakukan oleh semua pihak. Bahkan OJK Sumatera Utara juga terus melakukan kolaborasi dengan beberapa asosiasi-asosiasi lembaga jasa keuangan yang ada di Sumatera Utara dan sekitarnya. Pada akhir sambutannya, Bapak Khoirul menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang selalu dilakukan tentunya oleh AAUI Cabang Medan yang selalu senantiasa ikut mencerdaskan masyarakat terhadap layanan-layanan keuangan yang disediakan oleh Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia. Ia berharap, RAKERNAS AAUI ini dapat memberikan ide, gagasan, dan inovasi baru yang tentunya ikut serta mendukung regulator terutama pada perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Acara Rapat Kerja Nasional diawali pada hari Kamis, 1 Agustus 2024 dengan agenda yakni “Welcome Dinner” kepada seluruh peserta dari AAUI Pusat maupun Perwakilan dari AAUI Cabang. Acara agenda pertama ini merupakan forum penyambutan yang diadakan agar untuk menjalin keakraban antar peserta untuk saling mengenal satu sama lain antara pengurus AAUI Pusat maupun antar AAUI Cabang. Selain itu, forum yang diadakan ini diharapkan juga menjadi salah satu momen bagi para pengurus cabang untuk dapat membagikan pengalaman dan diskusi isu yang terjadi berkaitan dengan penyebaran literasi, isu yang dihadapi dalam pemenuhan bisnis dalam memproteksi risiko di Masyarakat. Pada acara utama yakni di Rapat Kerja Nasional, AAUI Pusat menyampaikan beberapa informasi terkait program kerja yang dilaksanakan AAUI Pusat. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama dan pemaparan terkait akan adanya regulasi-regulasi baru yang tentunya akan berdampak juga kepada rekan-rekan di pengurus AAUI Cabang. Seperti contohnya regulasi terkait IFRS 17, Permodalan dan hal lainnya. Dalam acara utama ini juga, AAUI Pusat mengajak seluruh cabang untuk menyampaikan masing-masing program kerja yang telah sukses dilaksanakan seperti contohnya literasi pada Hari Asuransi agar menjadi dorongan bagi pengurus AAUI Cabang yang lain dan menjadi referensi untuk dapat disinkronisasi dengan program kegiatan AAUI di seluruh Indonesia. Diakhir diskusi berlangsung, Budi Herawan menuturkan peningkatan kompetensi SDM di industri juga dilakukan agar masyarakat juga terus terbantu dalam ikut mendidik masyarakat terhadap produk layanan jasa keuangan. Dia juga menghimbau untuk terus melakukan trobosan baru yang konkret agar industri ini semakin dikenal masyarakat dan tumbuh menjadi industri yang kuat dalam menjaga perekonomian negara. Acara Rapat Kerja Nasional diakhiri dengan penyerahan penghargaan untuk kategori AAUI Cabang terbaik yang giat melakukan literasi dan inklusi asuransi kepada masyarakat daerah. Cabang AAUI Terbaik diraih oleh Cabang Palu, Cabang Surakarta, dan Cabang Pontianak. Dipenutupan acara ini juga dilaksanakan penandatangan kesepakatan program kerja bersama tahun 2024 antara AAUI Pusat dan AAUI Cabang yang mana tujuan dari penandatanganan ini sebagai simbolis untuk memperkuat sinergi antara AAUI Pusat dan Cabang dalam rangka terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya asuransi sebagai mitigasi atas risiko-risiko yang ada disekitar.
AAUI Kenalkan Digitalisasi di Industri Asuransi Asuransi Lewat Peluncuran e-Polis yang dikenalkan oleh Peruri Indonesia
Jakarta – 15 Juli 2024 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berkolaborasi dengan Perum Peruri mengadakan seminar “Literasi E-Polis dan Pemanfaatan AI untuk proses Penerbitan dan Pemeriksaan Keabsahan Polis” pada Senin, 15 Juli 2024 di AAUI MAIPARK Ballroom, Pusat Pengembangan SDM Asuransi, Jakarta. Acara ini turut juga dihadiri oleh Budi Herawan Ketua AAUI, Farah Fitria Ramhayanti Direktur Digital Business Peruri, Patria Susantosa Plt Deputi Bidang Transformasi Pengadaaan Digital LKPP, dan Asep Iskandar Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan. Ketua AAUI, Budi Herawan menyampaikan apresiasinya pada saat sambutan atas inovasi dari peruri yang menghadirkan e-Polis sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan jaminan keaslian polis melalui digitalisasi. Ia menganggap bahwa di era digitalisasi ini, kita harusnya dapat meminimalisir berbagai persoalan yang sering terjadi dalam proses bisnis asuransi. Pengembangan teknologi dalam digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi agar kita terus bersaing yang sehat yakni dalam hal pelayanan kepada pelanggan. Acara Seminar ini bertujuan untuk memberikan literasi kepada Anggota AAUI atas inovasi dari Peruri yakni pengenalan “E-Polis”. E-Polis ini adalah solusi modern yang meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam penerbitan serta pemeriksaan keabsahan dokumen polis asuransi. Farah Fitria Rahmayanti, Direktur Digital Business Peruri mengatakan bahwa e-Polis memperkuat peran Peruri sebagai penjamin keaslian dokumen penting di Indonesia. Ia menambahkan bahwa e-polis ini memiliki fitur forensi yang mana untuk keamanan ndan keabsahan masing-masing polis ini terjamin agar menghindari pemalsuan polis. Plt. Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Susantosa, juga menekankan pentingnya transformasi digital di berbagai sektor , termasuk pengadaan. Menurutnya, digitalisasi meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan. Regulasi mengenai e-Polis diatur dalam Peraturan OJK Nomor 23/POJK.05/2015. Asep Iskandar, Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan, menyatakan bahwa OJK berkomitmen untuk mendukung implementasi digitalisasi di sektor asuransi.
Bekerjasama dengan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Himbau Anggota untuk Optimalkan LAPS SJK sebagai Penyelesaian Sengketa yang Terjadi di Industri Perasuransian
Jakarta – 19 Juni 2024 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan sosialisasi terkait penyelesaian sengketa di sektor jasa keuangan Indonesia yang diinisiasi oleh Bidang SDM, Literasi dan Inklusi Keuangan AAUI pada Rabu, 19 Juni 2024 di AAUI MAIPARK BALLROOM, Gedung Permata Kuningan, Jakarta. Acara yang merupakan kolaborasi dengan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) ini bertujuan agar industri asuransi sendiri sadar akan pentingnya optimalisasi LAPS SJK dalam penyelesaian sengketa tentunya sebagai kepatuhan terhadap POJK yang mengatur tentang layanan perlindungan konsumen. Acara turut dihadiri oleh Budi Herawan selaku Ketua AAUI, Hedi Hudayana selaku Wakil Ketua AAUI untuk Bidang SDM, Literasi & Inklusi Keuangan, Perlindungan Konsumen dan Segenap Anggota Departemen, Tri Herdianto selaku Direktur Pembelaan Hukum, Sutardjo Selaku Ketua LAPS SJK, serta dihadiri oleh kurang lebih 80 peserta dari perwakilan Anggota AAUI. Budi Herawan menyampaikan dalam sambutan pembukaannya, bahwa pentingnya kehadiran LAPS SJK ini tentunya untuk membantu kita semua dalam menghadapi sengketa yang sering terjadi di Industri Asuransi khususnya. Ia menambahkan, tentunya dalam berbisnis kita juga harus memperhatikan serta mematuhi hal-hal yang telah diatur oleh regulator, salah satunya perlindungan konsumen. Tentu saja, kita semua juga harus mendukung untuk optimalisasi LAPS SJK ini demi industri kita yang semakin baik di mata masyarakat. Di akhir sambutannya Budi mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah dilakukan ini, semoga industri jasa keuangan khususnya asuransi umum dapat menjadi industri yang semakin berkembang dan menjadi salah satu pendorong ekonomi bangsa. Selain itu, Tri Herdianto Direktur Direktorat Pelayanan Konsumen, Pemeriksaan Pengaduan dan EPK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengatakan bahwa OJK mengapresiasi industri asuransi yang telah bersedia untuk terus mensosialisasikan keberadaan LAPS SJK sebagai lembaga yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan sengketa di Industri Jasa Keuangan. OJK juga terus melakukan upaya-upaya pengembangan dalam pengaturan pengaduan penanganan konsumen melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen. Acara berlangsung dengan pemaparan materi dari Tim Direktorat Pelayanan Konsumen, Pemeriksaan Pengaduan dan EPK Regional OJK yang menjelaskan tentang Mekanisme penanganan pengaduan melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) serta pelaksanaan Internal Dispute Resolution (IDR) oleh PUJK berdasarkan POJK Nomor 18/POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Tak hanya itu, OJK juga mendemonstrasikan bagaimana proses / alur penggunaan Aplikasi Portal APPK dalam penanganan pada pengaduan konsumen. Kemudian sesi selanjutnya, dilanjutkan pemaparan dari LAPS SJK yang mana pada sesi ini dijelaskan juga mekanisme penyelesaian sengketa yang telah dilakukan oleh LAPS SJK selama ini. Dalam sesi ini juga peserta dari Anggota AAUI yang sudah pernah melakukan penyelesaian sengketa di LAPS SJK juga diajak untuk berbagi pengalaman kepada peserta yang lainya.
AAUI Menyelenggarakan Seminar untuk Mendukung Asuransi Wajib Third Party Liability (TPL)
Jakarta, 16 Mei 2024 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan Seminar terkait pentingnya Asuransi Wajib Third Party Liability (TPL) sebagai proteksi dari risiko kecelakaan lalu lintas pada Kamis, 16/5 di AAUI MAIPARK BALLROOM, Jakarta. Melihat Tingginya angka kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya, di mana terdapat lebih dari 100 ribu kecelakaan terjadi setiap tahunnya, membuat pentingnya proteksi atas resiko kecelakaan. Hal ini disampaikan para pakar yang hadir dalam seminar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) hari ini. Bahkan di tahun 2023 korban kecelakaan mencapai 148 ribu kasus meningkat dibanding tahun sebelumnya berdasarkan data Korp Lalu Lintas (Korlantas). Berdasarkan data AAUI, pada tahun 2023 pembayaran klaim kendaraan bermotor mencapai Rp. 7 triliun rupiah. Third Party Liability Insurance atau Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga merupakan suatu jenis asuransi yang memberikan pertanggungan risiko atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga. Adanya inisiatif untuk menjadikan Third Party Liability Insurance sebagai asuransi wajib disampaikan beberapa pakar dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) bagi publik dan para pelaku industri asuransi pada hari ini. Kornelius Simanjuntak, anggota Supervisory Board AAUI sekaligus Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia menyampaikan “Jika dibandingkan dengan negara-negara yang sudah maju, seperti Amerika, Inggris, Singapura, Australia dan Jepang, Third Party Liability Insurance sudah menjadi suatu asuransi yang wajib dimiliki seluruh pengendara.” Wayan Pariama, Wakil Ketua Bidang Teknik 3 Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, menyampaikan, “Third Party Liability sebagai asuransi wajib dapat mengurangi beban keuangan pemerintah dalam memberikan kompensasi kepada korban kecelakaan lalu lintas yang ditanggung oleh perusahaan asuransi swasta sekaligus memberikan bantuan keuangan kepada korban kecelakaan atau keluarganya”. Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving menambahkan “Korban jiwa, luka-luka maupun kerugian material yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas, meningkat setiap tahunnya, sehingga diperlukan peningkatan safety driving serta perlindungan bagi para korban” Berdasarkan KUHP pasal 1365, tiap perbuatan melanggar hukum yang mengakibatkan kerugian kepada orang lain mewajibkan orang yang karena kesalahannya itu mengganti kerugian tersebut. Hal ini menjadi dasar, dibutuhkannya proteksi asuransi wajib third party liability atas risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat mengakibatkan korban jiwa atau kerugian atau kerusakan harta benda. “Seminar ini dilaksanakan untuk mempersiapkan para pelaku industri asuransi untuk mendukung third part liability sebagai asuransi wajib serta meningkatkan literasi masyarakat pentingnya proteksi atas berbagai resiko lalu lintas “ by Humas AAUI
AAUI Dukung Kegiatan Literasi Generasi Muda Universitas Tadulako (UNTAD) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Dikutip dari laman Media Asuransi, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) ikut berpartisipasi pada kuliah umum yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah yang melibatkan seluruh asosiasi perasuransian yang ada di Indonesia. Kegiatan literasi asuransi ini mengusung tema “Transformasi Industri Perasuransian Sebagai Upaya Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional” diselenggarakan di Universitas Tadulako (UNTAD) Kota Palu Sulawesi Tengah, 25 April 2024. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dan seluruh ketua asosiasi asuransi di Indonesia ikut serta hadir dan membawakan kuliah umum ini.un Dalam kesempatan kali ini Ketua AAUI Budi Herawan memberikan gambaran tentang generasi sandwich dan pentingnya asuransi. “Melihat perkembangan asuransi umum maka peran asuransi dalam Indonesia emas dimana adalah penting. Peluang karir pun bagi para mahasiswa/i terbuka luas apalagi AAUI punya program magang di daerah,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu, 27 April 2024. Budi Herawan juga memberikan masukan bahwa perlunya literasi dan inklusi bagi pertumbuhan industri asuransi di indonesia untuk mengejar ketinggalan terutama dinegara asean yang tingkatnya masih di bawah anggota Asean terutama Vietnam. Saat itu, Ketua AAUI didampingi oleh Azuarini Diah selaku Ketua Departmen AAUI bidang SDM & Literasi, melakukan penandatanganan MOU kerja sama literasi dengan Universitas Tadulako yang akan direalisasi salah satunya dalam bentuk webinar pengetahuan tentang asuransi bencana alam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan literasi serta perkembangan sektor perasuransian, termasuk asuransi syariah, kepada seluruh mahasiswa serta civitas akademika UNTAD Kota Palu. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Perasuransian Indonesia tahun 2023-2027 terkait peningkatan literasi dan inklusi masyarakat pada sektor perasuransian. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.500 mahasiswa di Kota Palu dan diikuti secara daring oleh berbagai kampus di Sulawesi Tengah. Kegiatan kuliah umum turut dihadiri oleh Rektor Universias Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., I.P.U. dan menghadirkan narasumber Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Budi Herawan, Ketua Asosasi Asuransi Jiwa Indonesia Budi Tampubolon, Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia Rudy Kamdani, dan Direktur Utama PT Reasuransi Maipark Indonesia Kocu Andre Hutagalung. Melengkapi kegiatan Kuliah Umum, para pelaku usaha jasa keuangan di sektor asuransi di Kota Palu juga menggelar mini expo di area kampus. Selain untuk memeriahkan suasana dengan beragam kegiatan dan hadiah menarik, di kegiatan mini expo tersebut juga digelar kegiatan bincang santai oleh para perusahaan asuransi guna lebih mengenalkan produk dan layanannya kepada seluruh pengunjung.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Gelar Program Kemanusiaan Donor Darah Rutin Bersama PMI Provinsi DKI Jakarta Rayakan pada Hari Jadi Ke 22 Tahunnya
Jakarta, Selasa 23 Januari 2023 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali merayakan hari jadi ke-22 dengan menyelenggarakan kegiatan sosial yakni Donor Darah. Seperti yang telah diselenggarakan sebelumnya, kegiatan Donor Darah HUT AAUI Ke 22 ini merupakan bentuk konsistensi AAUI terhadap kepedulian terhadap kemanusiaan untuk menolong nyawa banyak manusia. Acara yang diselenggarakan ini juga bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, serta diikuti oleh kurang lebih 100 pendonor yang berasal dari insan perasuransian Anggota AAUI juga masyarakat umum yang ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan di MAIPARK Ballroom – Gedung Permata Kuningan Lantai 2. Bern Dwyanto, Direktur Eksekutif AAUI menyampaikan ungkapan syukurnya atas diselenggarakannya acara Donor Darah di hari jadi AAUI yang ke-22 ini. Ia menyampaikan mencapai usia 22 tentunya banyak sekali tantangan yang telah dihadapi di industri ini. Selama beberapa tahun kebelakang, kami dihadapkan dinamika industri yang tentunya mengharuskan kita melakukan banyak transformasi dan mengikuti perubahan aturan-aturan yang diterbitkan oleh regulator tentunya. Namun, kami percaya bahwa AAUI akan senantiasa terus hadir bersama industri untuk menjadikan industri asuransi Indonesia yang semakin tumbuh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sesuai dengan tagline kita Grow Together kami ingin, industri asuransi tentunya untuk Anggota kami agar tumbuh bersama-sama menjadi industri yang kuat, yang selalu konsisten menjadi industri jasa keuangan yang akan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi bangsa. Tak hanya itu, kami juga akan selalu hadir pada setiap dinamika industri, karena kami yakin kebersamaan Anggota kami akan membawa banyak perubahan baik bagi Industri Asuransi indonesia di masa yang akan mendatang. Di usia 22 Tahun ini, kami Asosiasi Asuransi Umum Indonesi (AAUI) berharap akan terus memberikan banyak manfaat nyata kepada industri asuransi terutama dalam hal pengembangan SDM Perasuransian, penebaran literasi serta inklusi asuransi yang semakin meluas di masyarakat, serta menjalin banyak sinergi dengan industri lainya agar terciptanya terobosan baru yang berguna demi melayani masyarakat Indonesia. Diakhir, Bern Dwyanto menyampaikan terima kasih banyak atas segala ucapan, doa serta support dari segala pihak, mulai dari Anggota, Antar Asosiasi, serta mitra kerja lainnya yang telah banyak mendukung program-program dan kegiatan yang diinisiasi AAUI kepada Anggota maupun masyarkat. Ini semua merupakan kerja keras bersama-sama dari semua pihak yang membawa AAUI selama 22 tahun ini masih ada di Industri Jasa Keuangan Indonesia.
AAUI Kembali Menyelenggarakan Indonesia Rendezvous ke-27 di tahun 2023 Sebagai Forum Pertemuan Bisnis Pelaku Industri Asuransi dari Seluruh Penjuru Dunia di Bali
Bali, 11 Oktober 2023 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali menghadirkan event gathering internasional tahunan untuk industri asuransi Indonesia yang ke 27 kalinya, yakni “Indonesia Rendezvous” 2023 yang kembali diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Indonesia. Indonesia Rendezvous sendiri merupakan event tahunan AAUI yang diinisiasi sebagai forum atau wadah pertemuan bagi pelaku bisnis asuransi di seluruh dunia untuk saling bertemu dan menjalin kerjasama bisnis baik antara pelaku industri asuransi lokal maupun internasional ataupun industri jasa keuangan lainnya. Indonesia Rendezvous ke-27 ini kembali menghadirkan hal-hal baru yang tentunya akan menjadi daya tarik lebih bagi peserta yang akan hadir pada acara ini. Salah satunya adalah penyelenggaraan Reconnecting Dinner ini yang digelar pada 11 September 2023, bertempat di Gamelan Ballroom, Sofitel Hotel, Bali. Konsep yang digunakan untuk dinner ini adalah “Beach Party Dinner” yang mana pada tahun sebelumnya AAUI selalu menghadirkan nuansa dinner dengan gaya semi-formal di dalam ruangan, sedangkan kali ini AAUI membuat konsep Welcome Dinner & Reconnecting dengan nuansa lebih santai dengan venue outdoor agar lebih memberikan keakraban dan kehangatan bagi para peserta Indonesia Rendezvous 2023 untuk lebih mengenal satu sama lain. 27th Indonesia Rendezvous kali menggunakan icon Burung Merak sebagai logo resmi event Indonesia Rendezvous 2023. Identitas logo Burung Merak sendiri memiliki arti inspirasi budaya dari berbagai negara yang keindahannya mengagumkan. Selain itu, Burung Merak inijuga melambangkan proses, perjuangan, serta usaha dan kegigihan yang mana seperti tujuan dari penyelenggaraan event Indonesia Rendezvous sebagai perjuangan dari industri perasuransian Indonesia untuk terus berproses dengan gigih agar industri asuransi semakinkuat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sedangkan warna visual yang mendominasi logo Indonesia Rendezvous kali ini adalah Biru dan Hijau yang mengartikan biru sebagai lambang loyalitas sedangkan hijau berarti pertumbuhan dan harapan. Harapannyaevent ini dapat mendorong terus pertumbuhan industri asuransi yang semakin baik tentunya bermanfaat banyak bagi ekosistem perasuransian Indonesia. Di tahun 2023 ini, AAUI mencatat jumlah peserta yang turut berpartisipasi pada acara Indonesia Rendezvous ke-27 ini sebanyak 641 peserta yang berasal dari 13 negara yang berbeda di seluruh belahan dunia. Negara-negara tersebut adalah India, Singapura, Malaysia,Hongkong, Inggris, Korea, China, Bahrain, Uni Emirat Arab, Irlandia, Amerika Serikat, Prancis, dan tentunya Indonesia. Acara Reconnecting Dinner Indonesia Rendezvous ke-27 ini dibuka oleh sambutan dari Bapak Erickson Mangunsong selaku Ketua Bidang Hubungan Internasional AAUI. Dalam sambutannya ia mengatakan “Kami sangat terdorong melihat daftar peserta yang terusbertambah setiap tahunnya. Ini artinya adanya peningkatan energi industri asuransi yang kita cintai ini. Energi ini untuk menjangkau, menghubungkan kembali, berkolaborasi dan bertujuan untuk yang terbaik”. Tema yang diangkat pada penyelenggaraan Indonesia Rendezvous kali ini adalah “Changes Ahead: Regulatory Convergence Toward Market Confidence” yang mana dipilih untuk memberikan nuansa yang konsisten dalam rangkaian acara “IR” maupun perjalanan industrike depan, dan segala upaya yang kita lakukan termasuk yang menjadi permintaan regulator kepada industri Perasuransian adalah semata untuk memperkuat kepercayaan dari masyarakat dan khususnya pemegang Polis. AAUI juga senantiasa ingin menghidupkan budaya hubungan baik diantara pimpinan dan praktisi Perusahaan Asuransi dengan memberikan waktu dan fasilitas yang lebih baik untuk terjadinya diskusi-diskusi dan negoisasi selama penyelenggaraan “IR” tahun ini, karenaAsuransi Umum bisa bertumbuh dengan dilandasi prinsip hubungan sangat baik, menjunjung tinggi kepercayaan serta saling memberikan dukungan dan kapasitas bisnis. Penulis: Humas AAUI