Medan, 2 Januari 2026 —Kegiatan penyaluran donasi dari perusahaan asuransi anggota AAUI di Medan telah dilaksanakan dengan lancar sebagai bagian dari upaya menyalurkan amanah donasi kepada pihak yang membutuhkan. Bantuan diserahkan secara langsung ke beberapa titik di Medan sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen untuk berbagi dengan sesama. Penyaluran donasi ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan serta memberikan dukungan moral kepada anak-anak di panti asuhan. Selain sebagai bentuk bantuan materi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan yang disalurkan dapat memberikan manfaat yang nyata dan meringankan kebutuhan penerima. Setelah menyelesaikan kegiatan penyaluran donasi di Medan, AAUI akan melanjutkan perjalanan ke Aceh pada siang hari untuk melaksanakan agenda penyaluran donasi berikutnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Ditulis oleh: Joan Roman Kharisma
AAUI Selenggarakan In-House Training untuk PT Willis Towers Watson Insurance Broker Indonesia
Bogor, 17 Desember 2025 Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan kegiatan in-house training bagi PT Willis Towers Watson Insurance Broker Indonesia di Plataran Puncak Bogor pada tanggal 17 Desember 2025 sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perasuransian. Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Utama PT Willis Towers Watson Insurance Broker Indonesia, Bapak Dr. Kameswara Natakusumah, dan difasilitasi oleh Bapak Yayat Supriyatna dengan materi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman serta praktik profesional sesuai dengan kebutuhan industri asuransi saat ini. Melalui kegiatan in-house training ini, AAUI berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi pelaku industri asuransi, sekaligus mempererat kerja sama dengan para pemangku kepentingan. Ditulis oleh: Joan Roman Kharisma
OJK Luncurkan Program Dukungan Asuransi untuk Perkuat Ekosistem LPBBTI
Jakarta, 16 Desember 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Program Dukungan Asuransi dalam Penguatan Ekosistem Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan, seperti Bapak Agusman Agusman selaku Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Keuangan Lainnya dari Otoritas Jasa Keuangan, Bapak Ogi Prastomiyono selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun dari Otoritas Jasa Keuangan, termasuk Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Bapak Budi Herawan, serta perwakilan dari industri asuransi dan penyelenggara LPBBTI. Dalam rangkaian acara tersebut, OJK juga menggelar mini seminar dengan topik “Implementasi Good Corporate Governance (GCG) pada Asuransi Kredit LPBBTI”. OJK mengundang Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk berpartisipasi sebagai narasumber guna berbagi pandangan dan pengalaman terkait penerapan GCG pada produk asuransi kredit yang mendukung ekosistem LPBBTI. Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, I Wayan Wijana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri sangat penting untuk menciptakan ekosistem LPBBTI yang sehat, berkelanjutan, serta memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pihak yang terlibat. Melalui peluncuran program ini, OJK berharap dukungan asuransi dapat semakin memperkuat mitigasi risiko, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong pertumbuhan industri pendanaan berbasis teknologi informasi secara bertanggung jawab. Ditulis oleh: Joan Roman Kharisma
OJK Luncurkan Program Dukungan Asuransi untuk Perkuat Ekosistem LPBBTI
Jakarta, 16 Desember 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Program Dukungan Asuransi dalam Penguatan Ekosistem Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingaan di sektor jasa keuangan, seperti Bapak Agusman selaku Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Keuangan Lainnya dari Otoritas Jasa Keuangan, Bapak Ogi Prastowiyono selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun dari Otoritas Jasa Keuangan, termasuk Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Bapak Budi Herawan, serta perwakilan dari industri asuransi dan penyelenggara LPBBTI. Dalam rangkaian acara tersebut, OJK juga menggelar mini seminar dengan topik “Implementasi Good Corporate Governance (GCG) pada Asuransi Kredit LPBBTI”. OJK mengundang Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk berpartisipasi sebagai narasumber guna berbagi pandangan dan pengalaman terkait penerapan GCG pada produk asuransi kredit yang mendukung ekosistem LPBBTI. Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, I Wayan Wijana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri sangat penting untuk menciptakan ekosistem LPBBTI yang sehat, berkelanjutan, serta memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pihak yang terlibat. Melalui peluncuran program ini, OJK berharap dukungan asuransi dapat semakin memperkuat mitigasi risiko, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong pertumbuhan industri pendanaan berbasis teknologi informasi secara bertanggung jawab. Ditulis oleh: Joan Roman Kharisma
BSSN Sampaikan Buku Profil Risiko Siber Sektor Perasuransian Indonesia 2025 kepada AAUI
Jakarta, 16 Desember 2025 – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyampaikan Buku Profil Risiko Siber Sektor Perasuransian Indonesia 2025 kepada Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang diwakili oleh Bapak Cipto Hartono selaku Direktur Eksekutif AAUI dan Bapak Teguh Aria Djana selaku Wakil Ketua Bidang Teknologi Informasi, Penerapan Teknologi dan Keuangan Digital sebagai bagian dari penguatan kolaborasi strategis dalam meningkatkaan keamanan dan ketahanan siber sektor perasuransian nasional. Buku ini merupakan hasil kajian dan pemetaaan risiko siber yang disusun melalui proses diskusi, rapat koordinasi, serta Workshop Penyusunan Profil Risiko Siber Sektor Perasuransian yang melibatkan BSSN dan asosiasi asuransi lain termasuk AAUI. Dokumen tersebut memberikan gambaran tingkatan risiko, tantangan, serta Tingkat kesiapan keamanan siber sektor perasuransian Indonesia. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Bapak Baderi, menyampaikan bahwa pengelolaan risiko siber harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan melalui tahapan identifikasi, proteksi, deteksi, respons, dan pemulihan (Identification, Protection, Detection, Response, and Recovery / IPDRR). Selain itu, BSSN mendorong pentingnya pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di sektor perasuransian. Badri menjelaskan bahwa BSSN kerap mendeteksi anomali lalu lintas siber yang berpotensi menjadi insiden, namun penyampaian informasi sering terkendala karena belum adanya kontak dan tim penanganan insiden yang terstruktur. Melalui penyampaian Buku Profil Risiko Siber Sektor Perasuransian Indonesia 2025 ini, BSSN dan AAUI menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat keamanan dan ketahanan siber sektor perasuransian Indonesia secara berkelanjutan. Ditulis oleh: Joan Roman Kharisma