Tangerang, 16 November 2025 — Gelaran AAUI Cup 2025 resmi berakhir pada Minggu pagi di Galaxy Sports Center PIK2, Tangerang. Acara puncak ini dihadiri ratusan peserta dari perusahaan asuransi umum, termasuk peserta Rakernas AAUI Cabang yang turut meramaikan jalannya kegiatan. Acara puncak AAUI Cup 2025 dimulai dengan perlombaan gerak jalan yang diikuti oleh berbagai perusahaan asuransi dan reasuransi, serta Ketua AAUI beserta jajarannya. Setelah rangkaian pembuka, acara berlanjut dengan laporan penyelenggaraan dan kemudian diisi dengan hiburan band sebelum memasuki sesi pengumuman pemenang dari seluruh kategori yang dilombakan. Acara AAUI Cup tahun ini diikuti oleh lebih dari 6000 peserta. Berbagai cabang olahraga diumumkan pemenangnya, mulai dari Dance Challenge, Catur, Idol, Fotografi, Mancing, Badminton, Mini Soccer, Tenis Meja, Basket, Golf, Gerak Jalan, serta Topskor Mini Soccer yang diraih oleh Ferly Julesta dari BCA Insurance dengan 7 gol. PT Asuransi Kredit Indonesia kembali menjadi Juara Umum AAUI Cup 2025 berkat raihan prestasi di berbagai kategori. Selain pengumuman juara lomba, AAUI juga mengumumkan pemenang AAUI Agent Awards 2025, salah satunya kategori The Most Inspiring Agent 2025 yang diberikan kepada Priscilla Yuliana dari PT. BRI Asuransi Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya. Acara ditutup dengan penuh antusiasme dan diharapkan AAUI Cup 2025 dapat terus menjadi wadah kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi di antara seluruh pelaku industri asuransi umum di Indonesia.
AAUI Gelar Rakernas 2025, Mantapkan Sinergi Pusat–Cabang untuk Penguatan Industri
Jakarta, 15 November 2025 — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk, bersama pengurus pusat dan perwakilan cabang dari seluruh Indonesia. Rakernas membahas perkembangan industri asuransi umum, evaluasi kinerja cabang, serta sinkronisasi rencana kerja pusat–cabang untuk tahun mendatang. Dalam forum ini, AAUI menetapkan rumusan program kerja 2025 yang mencakup harmonisasi kegiatan utama cabang, mulai dari peringatan Hari Asuransi, program literasi dan inklusi, hingga workshop dan pelatihan peningkatan SDM. Cabang juga didorong melaksanakan kegiatan sosial dan kearifan lokal, serta memperkuat tata kelola melalui sekretariat tetap, laporan keuangan rutin, dan koordinasi berkala dengan AAUI Pusat. Rakernas turut menetapkan kewajiban setiap cabang untuk menyelenggarakan rapat kerja daerah guna menetapkan action plan dan rencana keuangan 2025. Selain penetapan program, AAUI juga memberikan penghargaan bagi cabang dan ketua cabang terbaik atas kinerja sepanjang tahun. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Kesepakatan Rakernas 2025 sebagai simbol komitmen bersama memperkuat sinergi asosiasi secara nasional.
AAUI Berperan Aktif dalam Forum Quo Vadis KAPJ Kementerian Kesehatan
Jakarta, 13 November 2025 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) turut berpartisipasi dalam Forum Publik “Quo Vadis Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ)” yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan di Jakarta. Wakil Ketua, untuk Bidang Teknik 5 AAUI, Bapak Diwe Novara hadir mewakili Ketua AAUI sebagai salah satu panelis dalam sesi dialog interaktif bersama BPJS Kesehatan, AAJI, dan AASI, ARSKI dan ARSSI membahas sinergi dan kolaborasi para pihak dalam memperkuat koordinasi antar penyelenggara jaminan (KAPJ). AAUI menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah memperkuat kolaborasi publik-swasta dalam pembiayaan kesehatan nasional. Forum ini juga dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.
Bersinergi dengan PPATK, AAUI Dukung Peningkatan Kualitas Pelaporan APU PPT
Jakarta, 13 November 2025 – AAUI turut berperan aktif dalam seminar literasi yang diselenggarakan PPATK sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelaporan APU PPT di sektor jasa keuangan. Dalam sesi Focus Group Discussion bertema “Optimalisasi Kewajiban Pelaporan dan Evaluasi Kualitas Laporan melalui goAML”, AAUI yang diwakili oleh Bapak Cipto Hartono menyampaikan pandangan industri asuransi umum mengenai pentingnya penerapan pengelolaan risiko APU PPT secara efektif. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah penerapan prinsip mengenal nasabah (KYC) yang harus menjadi bagian dari seluruh proses bisnis asuransi dan disesuaikan dengan karakteristik tiap lini usaha. AAUI menegaskan bahwa penerapan APU PPT bukan sekadar kewajiban kepatuhan, tetapi juga bagian penting dari manajemen risiko untuk menjaga integritas industri. Praktik ini berperan dalam memastikan kualitas data dan pelaporan serta melindungi sektor asuransi dari potensi penyalahgunaan produk. AAUI juga meyakini bahwa kolaborasi antara PPATK, OJK, dan asosiasi industri menjadi fondasi utama dalam membangun budaya kepatuhan yang berkelanjutan. AAUI berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi, kapasitas pelaporan, dan penerapan pengelolaan risiko APU PPT di seluruh perusahaan asuransi umum anggota.
AAUI CUP 2025: Semangat Kebersamaan dan Sportivitas Antar Anggota
Jakarta, 9 November 2025 – Ajang tahunan AAUI CUP 2025 dilaksanakan kembali. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) ini menjadi wadah bagi perusahaan anggota untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat sportivitas. Beragam pertandingan dan kegiatan digelar sejak hari pertama, di antaranya mini soccer, bola basket, badminton, tenis meja, zumba, hingga idol competition. Seluruh kegiatan diikuti oleh berbagai perusahaan asuransi umum dan reasuransi. Melalui AAUI CUP 2025, diharapkan terjalin silaturahmi yang lebih erat antar anggota serta tercipta suasana kompetitif yang sehat dan menyenangkan di lingkungan industri asuransi umum.
AAUI Dukung Transisi Menuju Ekonomi Hijau melalui Forum “Synergizing Energy, Finance & Agribusiness for a Greener Future”
Jakarta, 31 Oktober 2025 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berpartisipasi dalam forum “Synergizing Energy, Finance & Agribusiness for a Greener Future” yang menjadi bagian dari rangkaian acara Alirun Cinta Bumi 2025 – Green Step for the Future, diselenggarakan oleh Infobank Media Group di DoubleTree by Hilton, Bintaro Jaya. Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor seperti industri energi, keuangan, dan agribisnis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Ketua AAUI, Budi Herawan, turut menjadi salah satu panelis yang membahas peran industri asuransi dalam mendukung investasi berkelanjutan serta integrasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dalam praktik bisnis asuransi umum.
The 29th Indonesia Rendezvous 2025: AAUI Perkuat Kolaborasi Global Industri Asuransi dan Reasuransi Dunia
Bali, 15 – 17 Oktober 2025 – The 29th Indonesia Rendezvous 2025 mengusung tema “Empowering Trust: Connecting the World of Insurance and Reinsurance” dan diikuti oleh lebih dari 800 peserta dari 20 negara. Diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Bali International Convention Centre, ajang tahunan ini kembali menjadi wadah kolaborasi global bagi pelaku industri asuransi dan reasuransi. Acara ini diawali dengan Reconnecting Dinner pada 15 Oktober 2025 yang menjadi wadah para peserta untuk saling berkenala dan membangun hubungan yang lebih akrab dalam suasana santai. Kemudian, dilanjutkan dengan acara konferensi pada tanggal 16 Oktober 2025 hingga 17 Oktober 2025. Rangkaian kegiatan dibuka dengan Opening Address Ketua AAUI, Budi Herawan, serta sambutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menegaskan pentingnya stabilitas, inovasi, dan kepercayaan dalam ekosistem industri asuransi nasional. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kesehatan (KLHK) juga memberikan keynote speech dengan tema “Green Insurance: Turning Climate Challenge into Strategic Opportunities for the Insurance Industries.” Materi ini menekankan bagaimana isu perubahan iklim dapat menjadi peluang strategis bagi industri asuransi melalui penerapan konsep Green Insurance dan pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi industri menuju keberlanjutan. Sesi panel diskusi menjadi inti dari Indonesia Rendezvous tahun ini. Panel diskusi membahas tiga tema utama yaitu digitalisasi, sinergi lintas sektor, dan inovasi reasuransi untuk memperkuat daya saing serta ketahanan industri. Tema pertama dari panel diskusi yang terdapat dalam The 29th Indonesia Rendezvous adalah “Digitalization for the Insurance Industry: From Risk to Revenue”, melalui paparan dari DXC Technology, Peak3, dan Igloo, para pembicara menekankan pentingnya pemanfaatan cloud, data, dan kecerdasan buatan untuk mempercepat modernisasi sistem, memperluas distribusi produk, serta meningkatkan pengalaman pelanggan. Inovasi seperti platform no-code, agentic AI, dan core insurance system berbasis cloud dinilai mampu mempercepat peluncuran produk, menekan biaya operasional, dan mendorong kolaborasi lintas ekosistem keuangan. Di dalam panel ini ditegaskan bahwa digitalisasi bukan sekedar kebutuhan teknis, melainkan strategi bisnis utama yang dapat mengubah risiko menjadi peluang dan memperkuat daya saing industri asuransi era data-driven. Tema kedua untuk panel diskusi Indonesia Rendezvous adalah “Strategic Synergy: Empowering Insurance through Financial Ecosystem Collaboration”, tema ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat daya saing industri. Sektor asuransi non-life menunjukkan fundamental kuat dengan outlook stabil menurut AM Best, didukung reformasi regulasi dan pertumbuhan premi, namun menghadapi tekanan underwriting dan risiko harga tinggi. Dari sisi reasuransi, AON menyoroti peran strategis broker dalam menutup protection gap serta peluang dari modal ESG dan analitik data. Sementara itu, pasar investasi menurut Majoris AM bergeser menuju instrumen pendapatan tetap, ETF, dan investasi berbasis nilai (ESG & Syariah) seiring tren suku bunga rendah. Kemudian, tema terakhir yaitu “Reinsurance Snapshot 2026: Navigating Risks, Capital, and Innovation” menyoroti pentingnya kolaborasi strategis untuk memperkuat ketahanan industri di tengah meningkatnya risiko iklim dan kebutuhan modal yang makin tinggi. Sebagai respons, perusahaan reasuransi global kini mengembangkan inovasi produk dan teknologi berbasis data, seperti reasuransi untuk proyek energi terbarukan, asuransi indeks pertanian berbasis satelit, dan kemitraan publik–swasta untuk memperluas jangkauan proteksi. Acara ditutup dengan CEO Forum & Executive Gathering yang mempertemukan pimpinan industri dan regulator untuk membahas arah kebijakan ke depan. Rangkaian Indonesia Rendezvous tahun ini juga dilanjutkan dengan Hari Asuransi 2025 yang menyoroti penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai komitmen menuju industri yang lebih berkelanjutan.
AAUI Perkuat Literasi Asuransi dan Kepedulian Lingkungan di Hari Asuransi 2025
Bali, 18 Oktober 2025 – Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama asosiasi perasuransian menyelenggarakan Hari Asuransi 2025 yang digerlah di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Perayaan Hari Asuransi ke-19 ini mengusung tema “Literasi Asuransi untuk Negeri” dengan subtema “Pahami – Miliki – Lindungi”. Hari Asuransi 2025 menjadi momentum penting bagi industri perasuransian untuk memperkuat budaya literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. Berdasarkan data SNLIK 2025, indeks literasi asuransi meningkat menjadi 45,45% dan inklusi naik menjadi 28,50% menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi. Ketua AAUI Budi Herawan menegaskan, literasi menjadi Langkah strategis agar masyarakat tidak hanya mengenal, tetapi juga memahami, memiliki produk asuransi, dan akan terlindungi. Melalui kegiatan literasi di 10 kota di Indonesia, AAUI berkomitmen menghadirkan edukasi yang mudah dipahami dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Tak hanya fokus pada literasi, industri asuransi juga menunjukkan kepedulian terhadap alam melalui kegiatan CSR pelestarian terumbu karang di Bali. Langkah ini menjadi simbol bahwa semangat perlindungan tidak hanya ditujukan bagi manusia, tetapi juga untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan. Dengan semangat “Pahami – Miliki – Lindungi”, Hari Asuransi 2025 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh insan perasuransian untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi sebagai pilar penting dalam ketahanan ekonomi nasional.
AAUI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Denpasar
Bali, 16 Oktober 2025 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyalurkan bantuan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir pada acara The 29th Indonesia Rendezvous. Batuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari perusahaan-perusahaan anggota AAUI yang menunjukkan kepedulian dan solidaritas industri asuransi umum terhadap korban bencana alam. Dana yang terkumpul sebesar Rp100.000.000,- dan penyerahan dana dilakukan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak di berbagai wilayah yang mengalami kerusakan akibat banjir. Bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen AAUI dalam mendukung pemulihan pascabencana dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Pengumpulan dana dilakukan melalui mekanisme resmi AAUI, dengan partisipasi dari perusahaan anggota yang menyalurkan donasinya dalam bentuk transfer ke rekening AAUI. Melalui aksi sosial ini, AAUI menegaskan bahwa peran industri asuransi tidak hanya sebatas perlindungan finansial tetapi juga turut aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan mitigasi risiko bencana. AAUI menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan anggota yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana ini. Kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa industri asuransi umum memiliki semangat kolaborasi tinggi dalam menghadapi situasi darurat dan membantu masyarakat bangkit kembali.
OJK Gelar Penandatanganan Nota Kesepakatan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan Kesehatan
Penandatanganan Nota Kesepakatan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan Kesehatan oleh Ketua Umum ARSKI, ARSSI, AAJI, AAUI, dan AASI pada Gedung Merah Putih Senin (06/10/2025) Jakarta, 6 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penandatanganan nota kesepakatan tentang koordinasi antar penyelenggara jaminan dalam pemberian manfaat layanan kesehatan, sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem asuransi nasional. Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium Gedung Merah Putih, Jalan Percetakan Negara No. 23, Jakarta Pusat. Penandatanganan ini dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) Triwulan III Tahun 2025. Melalui kegiatan ini, OJK mendorong terwujudnya sinergi yang lebih kuat antara penyelenggara jaminan dan pelaku sektor pelayanan kesehatan guna memastikan pemberian manfaat pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat undangannya yang ditandatangani oleh Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun, Iwan Pasila, mengundang beberapa pihak dalam penandatanganan nota kesepakatan ini meliputi Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Kemenkes Indonesia (ARSKI), Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dan Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI). Melalui kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini, OJK berharap tercipta koordinasi yang lebih baik antarpenyelenggara jaminan, serta peningkatan kualitas dan efisiensi pemberian manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.