Penguatan di Triwulan IV Perkokoh Kinerja Industri Asuransi Umum

Jakarta, 20 Februari 2026 – Industri asuransi umum dan reasuransi nasional menunjukkan penguatan kinerja sepanjang 2025, ditandai dengan perbaikan kualitas underwriting, penguatan struktur permodalan, serta optimalisasi hasil investasi. Perkembangan ini mencerminkan ketahanan industri dalam menghadapi dinamika ekonomi serta meningkatnya disiplin dalam pengelolaan risiko.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diolah, pendapatan premi asuransi umum pada 2025 tercatat sebesar Rp120,83 triliun atau tumbuh 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset meningkat 7,4% menjadi Rp260,98 triliun, sementara total investasi tumbuh 8,9% menjadi Rp131,44 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan fundamental industri yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Dari struktur portofolio, lini properti tetap menjadi kontributor premi terbesar dengan pangsa pasar 29,1%, diikuti Motor Vehicle dan Credit Insurance masing-masing sebesar 16,9%. Sejumlah lini usaha seperti Marine Hull, Engineering, Suretyship, dan Miscellaneous mencatatkan pertumbuhan premi yang positif, mencerminkan adanya peluang ekspansi pada segmen-segmen tertentu apabila dikelola secara prudent.

Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri asuransi umum, mulai dari regulasi, ekonomi, politik, hingga bencana alam. Dalam tahun 2026 ini pun AAUI menghimbau kepada anggota untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang akan datang, harapannya pertumbuhan industri pada tahun 2026 bisa lebih baik dari tahun 2025.

Industri asuransi umum dan reasuransi berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kecukupan permodalan guna menjaga stabilitas dan ketahanan industri. Kinerja 2025 menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan industri ke depan serta mempertegas peran strategis sektor asuransi dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

@ 2025 AAUI All rights reserved. Powered by Resolusiweb Digital Media