Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Mendukung Pemulihan Ekonomi Indonesia melalui Peningkatan Kapabilitas Industri Asuransi Pasca Pandemi

Jakarta, 29 Maret 2022 – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyelenggarakan konferensi 8th International Insurance Seminar tahun 2022 di Pullman Hotel Thamrin, Jakarta Pusat secara hybrid untuk pertama kalinya setelah dua tahun dilanda pandemi Covid-19. Seminar yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal online di webinar zoom ini mengusung tema, Potret Terhadap Kesinambungan dan Kekompetitifan: Merespon Pada Perubahan Global. Tema ini terisnpirasi dari Presidensi Indonesia G20 – 2022 bahwa Indonesia berada pada titik krusial dalam proses pemulihan ekonomi nasional dan momentum ini perlu dimanfaatkan untuk mencapai target nasional, memprioritaskan pada transformasi ekonomi yang akan menjadikan Indonesia negara yang lebih maju.

 

Berlangsung selama delapan tahun, AAUI optimis dengan pelaksanaan konferensi ini dapat berkontribusi positif pada kerangka pemikiran dan meningkatkan kapabilitas dari para partisipan perusahaan asuransi, reasuransi, konsultan dan broker, maupun institusi keuangan lain seperti tahun-tahun sebelumnya. Lebih spesifik, dalam menghadapi tahun 2022 dan seterusnya, pasca pandemi Covid-19 dan pada masa pemulihan ekonomi nasional.

 

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Riswinandi berpesan pada akhir sambutannya bahwa, “Sangat penting bagi seluruh industri asuransi memahami pentingnya mendapat kepercayaan dari masyarakat di masa pemulihan ekonomi nasional ini. Oleh karena itu, diharapkan para pelaku di industri ini membuat rencana bisnis yang jelas, visible, dan lengkap, serta membuat struktur harga premi yang masuk akal jika dibandingkan dengan risiko yang ada. Para pelaku industri asuransi juga perlu memiliki komitmen kuat dengan membangun fundamental yang baik, membuat produk yang dapat dimengerti oleh masyarakat, hingga proses klaim yang mudah”.

 

Dukungan AAUI terhadap pemulihan ekonomi Indonesia terpapar jelas pada agenda acara konferensi yang akan disampaikan dengan format keynote speaker maupun panel diskusi. Dibuka dengan AAUI market insight, lalu diikuti dengan tiga sesi diskusi dengan topik, transformasi industri asuransi sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional, kriteria baru underwriting untuk meningkatkan fundamental ekonomi, dan parameter kunci dalam kompetisi global yang terus berubah.

 

Ketiga sesi ini disajikan oleh para ahli di bidangnya yaitu Direktur Investasi Schroders – Irwanti CFA, Kepala Treaty SEA, Surendra Singupalli, Asisten Profesor PPM School of Management – Aries Heru Prasetyo, PhD., Presiden Direktur BRI Insurance, Fankar Umran, Direktur Keuangan Asuransi Central Asia – Indrawati Darmawan, Presiden Direktur Tugu Re – Adi Pramana, dan Presiden Direktur Great Eastern General Insurance – Aziz Adam Sattar.

 

Ketua AAUI – HSM Widodo pada pidato pembukaan konferensi menyampaikan, “pemulihan ekonomi nasional khususnya di industri asuransi menunjukkan sinyal yang positif. Credit Insurance atau Asuransi Kredit contohnya, walaupun mengalami penurunan pada premi tercatat, namun pada premi reserve menunjukkan angka premi yang positif, artinya usaha yang dilakukan dalam kesinambungan usaha berbuah manis dan tentunya usaha-usaha semacam ini akan terus dilakukan sepanjang tahun”.

 

Tema yang diusung pada konferensi yang bertaraf internasional ini diharapkan dapat memberikan sinyal kepercayaan kepada masyarakat atas pemulihan bisnis asuransi. Berkolaborasi antar institusi, AAUI bersama dengan Indonesia Professional Reinsurance (IPR), dan Konsorsium Asuransi yakin dapat menyajikan sudut pandang luas namun dengan pendekatan spesifik, hingga kerangka kerja praktis dalam manajemen risiko yang menjadi bagian dari kesinambungan bisnis.

 

Tidak hanya menaruh perhatian pada dorongan untuk meningkatkan keberlangsungan industri dan profitabilitas, AAUI juga menandai konferensi ini sebagai tonggak penting dalam proses transformasi para pemimpin masa depan di dunia bisnis asuransi Indonesia.

 

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *