IndoSterling Forum Ajak BNPB dan Industri Asuransi Bahas Mitigasi Bencana

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, mengatakan Indonesia merupakan negara dengan tikat potensi kebencanaan tinggi atau kerap disebut para ahli sebagai supermarket bencana.

“Kita adalah salah satu negara dengan risiko bencana tertinggi dunia, ada yang bilang supermarket bencana”, ujar jenderal Doni Monardo dalam forum diskusi seri ke-9 yang digelar IndoSterling Group dengan topik bahasan mengenai mitigasi kebencanaan.

Selain Doni, sejumlah nama lain seperti Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, Dadang Sukresna, dan Disaster Management Research Unit CSIS, M. Habib Abiyan Dzakwan juga hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut Doni Monardo mengatakan menilai salah satu bencana yang paling berpotensi terjadi di Indonesia adalah banjir bandang di saat curah hujan tinggi seperti sekarang. Bencana banjir, lanjutnya, masuk ke kategori bencana alam dan haruslah disikapi dengan lebih cepat.

Menurut dia, salah satu cara mengomunikasikan informasi dengan cepat adalah mengembangkan jejaring informal grup pesan singkat dengan pejabat terkait di masing-masing daerah agar lebih sigap mengawasi potensi bencana dan mengatasi bencananya.

Sementara itu Ketua AAUI Dadang Sukresna dalam kesempatan ini menyampaikan peran industri asuransi umum nasional dalam mitigasi bencana di Indonesia adalah dengan dibentuknya Asuransi Barang Milik Negara di tahun 2019 lalu.

“Untuk tahap awal, BMN yang diasuransikan berupa gedung Kementerian Keuangan sebanyak 1.360 unit dengan nilai aset sebesar Rp10,84 triliun”, ujar Dadang.

IndoSterling Group menggelar forum diskusi seri ke-9 di Sampoerna Strategic Square, Jakarta. Pada edisi kesembilan ini, benang merah pembahasan mengangkat isu mengenai fenomena banjir yang menyergap wilayah Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia pada awal tahun ini dan menjadi persoalan serius yang harus direspon secara sistematis dan terencana.

Leave A Comment