Berita Minggu ini 8-13 Agustus 2020

Rasio Permodalan Industri Asuransi Kembali Tumbuh

Rasio permodalan atau risk based capital (RBC) industri asuransi tercatat kembali meningkat pada Juni 2020. Angka rasio modal industri asuransi jiwa dan umum sempat menurun karena dampak pandemi virus corona.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2020, industri asuransi jiwa mencatatkan RBC 688 persen atau naik dari posisi Mei 2020 sebesar 651 persen. Adapun, pada bulan yang sama RBC industri asuransi umum tercatat sebesar 319 persen, naik dari catatan Mei 2020 sebesar 313 persen.

Dalam konferensi pers Perkembangan Kebijakan dan Kondisi Terkini Sektor Jasa Keuangan pada Selasa (4/8/2020), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjabarkan bahwa risk based capital (RBC) industri asuransi mengalami kenaikan pada penghujung semester pertama tahun ini. Kenaikan itu terjadi seiring aktivitas perekonomian yang berangsur berjalan kembali.Dikutip dari bisnis.com.

Industri Asuransi Umum Tercatat Rp163,05 Triliun pada Semester Pertama 2020

Industri asuransi umum mencatatkan total aset senilai Rp163,05 triliun. Nilai ini menurun 2,62 persen (quartal-to-quartal/q-to-q) dibandingkan dengan posisi Maret 2020 senilai Rp167,44 triliun, saat pandemi Covid-19 mulai melanda Indonesia.

Berdasarkan Statistik Asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari jumlah tersebut, senilai Rp77,01 triliun atau 47,23 persen di antara total aset merupakan aset investasi.

Aset itu ditempatkan dalam berbagai instrumen investasi, dengan penempatan tertinggi ada pada instrumen deposito senilai Rp24,66 triliun atau 32,02 persen dari total investasi. Dikutip dari bisnis.com

AAUI Nilai Perusahaan Asuransi Perlu Kembangkan Produk Ritel

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai perusahaan asuransi perlu mengembangkan produk dengan premi tidak terlalu mahal dan mudah untuk diakses masyarakat, atau berkenaan dengan tipikal asuransi mikro. Hal tersebut guna membuka peluang bisnis baru di tengah kondisi daya beli masyarakat yang rendah, sekaligus melakukan literasi asuransi saat pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menyampaikan, belum ada yang mengetahui waktu berakhirnya pandemi Covid-19, begitu juga dampak ekonomi yang menggerus daya beli masyarakat. Namun yang pasti masyarakat akan selalu dibayangi risiko di masa mendatang. Dikutip dari investor.id 

Leave A Comment