Press Release Gempa Palu dan Sekitarnya

PRESS RELEASE
TERKAIT GEMPA DI KOTA PALU DAN SEKITARNYA

Seperti yang kita ketahui pada 28 September 2018 pukul 17.02 WIB telah terjadi gempa bumi dengan skala magnitude 7.4 Mw dengan kedalaman 11 km dengan sumber gempa yang disebabkan oleh aktifitas patahan sesar Palu-Koro. Gempa bumi tersebut menyebabkan gelombang tsunami, likuifaksi dan tanah longsor di wilayah terdampak Kota Palu, Kabupaten Donggala dan wilayah lain di Provinsi Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Terkait dengan gempa tersebut, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan beberapa hal:

1. AAUI beserta seluruh perusahaan asuransi umum dan perusahaan reasuransi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada masyarakat yang terkena musibah gempa bumi tersebut. Doa kami semoga musibah tersebut segera berlalu, dan dampak kerugian fisik maupun non-fisik yang ditimbulkan dapat teratasi dengan baik.

2. Perusahaan asuransi umum yang menerbitkan polis asuransi yang menjamin risiko atas kejadian gempa bumi tersebut akan segera melakukan langkah-langkah proses penanganan klaim sesuai dengan liability Penanggung. Sampai saat ini nilai kerugian masih menunggu laporan klaim dari semua perusahaan asuransi, dimana angkanya masih belum final dan akan terus berkembang dikarenakan proses identifikasi dan verifikasi masih dalam proses. AAUI juga berkoordinasi dengan PT Reasuransi MAIPARK Indonesia yang melakukan kompilasi data laporan klaim dari perusahaan asuransi yang mensesikan risiko gempa ke MAIPARK.

3. Berdasarkan database exposure risiko yang tercatat melalui sesi risiko gempa di MAIPARK, eksposur risiko (nilai harta benda yang diasuransikan) yang on risk pada tanggal 28 September 2018 di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi diperkirakan sejumlah 753 unit bangunan atau kelompok bangunan, dengan nilai pertanggungan sekitar 9,16 Triliun Rupiah (atau 4 kali besar risiko yang disesikan ke MAIPARK) yang terdiri atas bangunan, isi bangunan dan kerugian usaha (business interuption).

4. AAUI mendorong perusahaan asuransi umum anggota AAUI untuk menginventarisir dampak gempa berupa kerugian per lini bisnis asuransi. Dengan kondisi lapangan yang masih kurang kondusif, memang dibutuhkan waktu untuk memproses dan menghitung potensi klaim. Untuk memudahkan koordinasi penanganan klaim, perusahaan asuransi juga diharapkan segera melakukan proses penanganan klaim secara profesional dan jika perlu menyediakan call center dan posko penanganan klaim dan melakukan jemput bola agar meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. AAUI menghimbau kepada Tertanggung yang memiliki polis asuransi gempa bumi dan mengalami kerugian akibat risiko gempa bumi dapat segera melaporkan kerugian tersebut kepada perusahaan asuransi penerbit polis.

5. AAUI beserta seluruh perusahaan asuransi umum dan perusahaan reasuransi menyatakan bentuk empati terhadap kejadian gempa bumi tersebut aksi sosial bantuan donasi yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi. AAUI saat ini masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait penyaluran bantuan dan mempertimbangkan kondisi lapangan saat ini.

Leave A Comment