Wawancara: Sylvy Setiawan, Ketua Bidang Teknik 1 AAUI

Sylvy Setiawan telah berkarir lebih dari 20 tahun di industri asuransi umum, beliau adalah salah satu srikandi di industri asuransi umum yang berhasil menduduki posisi eksekutif di beberapa perusahaan asuransi umum. Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT. MNC Asuransi Indonesia. Sejak 2017 beliau didapuk menjadi Ketua Bidang Teknik 1 AAUI. Di tengah kesibukannya, SIMFONI AAUI berhasil bertemu untuk mewawancarainya, berikut petikannya:

29 Tahun berkarir di Industri asuransi, bagaimana Ibu mengawali Karir?

Saya mengawali karier pada tahun 1989 selepas lulus sarjana ekonomi Universitas Atmajaya, karir pertama saya di industri asuransi sebagai MT di Asuransi Central Asia, sekitar 12 tahun saya bekerja di PT Asuransi Central Asia. Posisi kepala cabang Jakarta dan merangkap sebagai asisten GM adalah jabatan terakhir yang saya pegang.

Saat itu, apakah Ibu memang berkeinginan bekerja di Industri asuransi?

Sejak kuliah sebenarnya saya lebih ingin berkarir sebagai  Bankir, tapi dapatnya di industri asuransi, namun pasca lulus saya diterima di PT Asuransi Central Asia.

Setelah 12 tahun berkarir di PT Asuransi Centra Asia, Ibu lalu pindah di PT Asuransi Buana Independen dengan posisi sebagai Presiden Direktur?

Saat itu saya melamar bukan untuk posisi presiden direktur, tapi setelah mengikuti proses seleksi, oleh pemegang saham ternyata saya malah ditunjuk sebagai Presiden Direktur.

Pernah membayangkannya menduduki posisi CEO di usia yang cukup muda?

Sama sekali tidak pernah.

Dengan posisi yang Ibu dapatkan sebagai CEO, apakah posisi tersebut pantas Ibu dapatkan atas hasil kerja keras yang sudah Ibu lakukan?

Saya tidak pernah tahu saya pantas atau tindak pantas, semua kembali lagi oleh pemegang saham yang menunjuk saya untuk posisi tersebut. Mereka yang menilai, melihat dan menempatkan saya, rasa-rasanya saya juga kurang pantas untuk menilai diri saya sendiri.

Saat ini Ibu menjabat sebagai Presiden Direktur PT MNC Asuransi Indonesia, apa tantangan dan target Ibu saat ini?

Tantangan utama tentu adalah dapat memenuhi target yang ditetapkan, namun diluar itu ada tantangan yang juga tidak kalah penting yaitu untuk menjadikan Industri ini semakin baik dan berkembang. Literasi masyarakat mengenai asuransi harus semakin membaik, karena asuransi itu sangat penting untuk masyarakat. Kalau masyarakat semakin sadar pentingnya asuransi, tentu itu akan berpengaruh terhadap perkembangan industri asuransi. Satu hal, saya percaya kalau masyarakat Indonesia sangat memerlukan asuransi.

Sejak kapan Ibu bergabung dengan AAUI?

Saya bergabung di AAUI dari tahun 2010 (kalau saya tidak salah) awalanya saat itu saya diajak untuk bergabung di AAUI, pertama bergabung saya mendapat tugas sebagai anggota departemen aneka, lalu sebagai ketua departemen kebakaran, kemudian di tahun 2014 saya ditunjuk oleh Ketua AAUI saat itu untuk menjabat ketua bidang teknik 1.

Saat ini Ibu menjabat sebagai Ketua Bidang Teknik 1 (Property, Engineering, Kredit dan Surety) apa yang jadi rencana Ibu di AAUI, dan harapan kedepannya untuk AAUI?

Sekarang ini AAUI telah dikenal oleh banyak pihak dan akibatnya dicari dan diundang oleh banyak pihak. Menjadikan AAUI perantara antara regulator dan stakeholder lainnya tentu menjadi tugas utama AAUI, saya berharap dengan posisi saya sebagai ketua bidang teknik 1 dapat membantu memberikan opini atau tanggapan terhadap kasus-kasus atau permasalahan di perusahaan anggota AAUI. Semenjak saya bergabung, saya memang selalu ditempatkan di bidang teknik oleh Ketua AAUI.

Tapi, tentu saya sebagai ketua bidang masih banyak tugas yang belum selesai di bidang teknik 1 yang saya pimpin, seperti pembuatan polis standard, seminar, dan lain-lainya.  Adapun hal-hal yang membuat industri asuransi tidak sehat juga harus segera kita selesaikan, salah satunya engineering fee, siapapun yang melanggar pertama untuk pemberian engineering fee, teman-teman perusahaan asuransi yang lain tentu akan mengikuti, sehingga kita harus sama-sama sepakat menjadikan industri ini sehat.

Ibu sudah meraih gelar Doktor, dan penelitian Ibu mengenai peran perempuan di Industri Asuransi Umum. Apa yang menelatarbelakangi Ibu mengambil gelar Doktor tersebut? Dan bisa ceritakan tentang penelitian Ibu?

Alasan pertama pendidikan bagi saya itu sangat penting, kedua terkait penelitian yang saya ambil, alasannya karena saya melihat teman-teman perempuan di industri asuransi umum ini kok sedikit. Kemudian apakah dengan hadirnya perempuan dapat membantu kinerja perusahaan. Hasil penelitian saya menjukan bahwa peran perempuan cukup memberikan pengaruh di industri asuransi umum.

Ada pesan-pesan khusus kepada para perempuan diluar sana agar bisa seperti Ibu?

Pesan dari saya, lakukan pekerjaan dengan hati, positive thinking, bekerja dengan benar maka kita akan berhasil, Itu kuncinya. Kalau kita bisa bekerja dengan yang saya katakana, apapun jenis pekerjaan yang kita lakukan, pastilah berhasil.   Saya juga berharap kedepannya semakin banyak perempuan yang sukses, dan menduduki posisi penting di industri asuransi umum maupun industri lainnya.

Pertanyaan terakhir, apa betul Ibu hobi traveling?

Bukan hobi, lebih tempatnya itu adalah cara yang saya pakai untuk menghilangkan jenuh dan stress  karena pekerjaan dan rutinitas lainnya.

 

Leave A Comment