Sejumlah Perusahaan Asuransi Telah Terdaftar Asuransi Nasional Untuk Ekspor Dan Impor Barang Tertentu

Sebagaimana yang kita ketahui, Mulai 1 Februari 2019, eksportir batu bara dan CPO wajib menggunakan asuransi nasional. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 80 Tahun 2018. Untuk tahap awal, kewajiban penggunaan asuransi nasional akan diuji coba dulu selama 1 bulan.

Sebelumnya Kemendag telah menerbitkan Permendag No. 82/2017 yang mewajibkan penggunaan kapal nasional dan asuransi nasional. Setelah mendapat berbagai masukan, kewajiban yang semula akan dijalankan Oktober 2018 itu ditunda. Kewajiban menggunakan kapal nasional baru diberlakukan per 1 Mei 2020, sedangkan asuransi nasional mulai 1 Februari 2019.

Kementerian Perdagangan (Kemdag) RI juga telah mengeluarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ketentuan Penggunaan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu. Beberapa syarat bagi perusahaan asuransi nasional tertuang dalam petunjuk teknis tersebut.

Pertama, perusahaan asuransi wajib memeproleh status berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua, perusahaan asuransi wajib memasarkan produk asuransi muatan laut (marine cargo insurance). Ketiga, perusahaan asuransi memiliki modal disetor minimal Rp 100 miliar. Terakhir, perusahaan asuransi wajib memiliki ekuitas minimal Rp 500 miliar.

Akan tetapi, apabila perusahaan asuransi secara inidividu tidak memiliki minimal modal disetor Rp 100 miliar dan tidak memiliki ekuitas minimal Rp 500 miliar, maka perusahaan asuransi tersebut bisa membentuk konsorsium untuk memenuhi syarat tersebut.

Kementerian Perdagangan (Kemdag) mencatat, per 11 Februari 2019 ada sepuluh perusahaan asuransi nasional yang memperoleh persetujuan pendaftaran untuk menggarap asuransi muatan laut (marine cargo insurance) untuk ekspor dan impor barang tertentu.

Sepuluh perusahaan asuransi yang terlah terdaftar di Kemdag adalah PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Adira Dinamika. PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, PT Lippo General Insurance Tbk, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, PT Asuransi MSIG Indonesia, PT Asuransi Wahana Tata, PT AIG Insurance Indonesia, PT Sompo Insurance Indonesia, dan PT Asuransi Astra Buana.

Leave A Comment