PRESS RELEASE: TERKAIT DAMPAK BANJIR JABODETABEK 

Seperti yang kita ketahui Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak 31 Desember 2019 hingga Rabu siang 1 Januari 2020 menyebabkan Banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tak ayal, kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor ikut terendam serta kerusakan terhadap rumah penduduk.

Terkait dengan dampak Banjir tersebut, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan beberapa hal:

  1. AAUI beserta seluruh perusahaan asuransi umum dan perusahaan reasuransi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada masyarakat yang terkena musibah Banjir Doa kami semoga musibah tersebut segera berlalu, dan dampak kerugian fisik maupun non-fisik yang ditimbulkan dapat teratasi dengan baik.
  2. Perusahaan asuransi umum yang menerbitkan polis asuransi yang menjamin risiko atas kejadian tersebut (Asuransi Properti dan Asuransi Kendaraan Bermotor) agar segera melakukan langkah-langkah proses penanganan klaim sesuai dengan liability Sampai saat ini nilai kerugian masih menunggu laporan klaim dari semua perusahaan asuransi, dimana angkanya masih belum final dan akan terus berkembang dikarenakan proses identifikasi dan verifikasi masih dalam proses.
  3. AAUI menghimbau kepada masyarakat pemegang polis asuransi properti maupun kendaraan yang menjadi korban Banjir untuk dapat memastikan kembali bahwa polis memiliki perluasan risiko Banjir. Perluasan Risiko Banjir dilakukan dengan melekatkan Klausula 4.3 untuk asuransi properti, dan Klausula KBM 12 untuk asuransi kendaraan bermotor.
  4. Kepada tertanggung asuransi properti yang dijamin perluasan Banjir agar melakukan langkah-langkah preventif seperti menyelematkan barang-barang yang bisa diselamatkan agar mengurangi kerusakan. Kemudian, dapat segera mengajukan klaim ke Perusahaan asuransi penerbit polis yang segera menanganinya. Sementara itu untuk tertanggung asuransi kendaraan yang dijamin perluasan Banjir dihimbau untuk tidak memaksakan menyalakan kendaraan yang terendam Banjir karena akan membuat kerusakan mesin semakin parah, diharapkan untuk segera mengajukan klaim ke perusahaan penerbit polis untuk dapat segera dibawa ke bengkel dengan mobil derek.
  5. AAUI mendorong perusahaan asuransi umum anggota AAUI untuk menginventarisir dampak Banjir di lini bisnis asuransi properti dan asuransi kendaraan bermotor. Dengan kondisi lapangan yang masih kurang kondusif, memang dibutuhkan waktu untuk memproses dan menghitung potensi klaim. Untuk memudahkan koordinasi penanganan klaim, perusahaan asuransi juga diharapkan melakukan proses penanganan klaim secara profesional dan jika perlu menyediakan call center dan posko penanganan klaim dan melakukan jemput bola agar meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah Banjir.

 

Leave A Comment