OJK Targetkan Industri Asuransi Tumbuh 15 Persen di 2019

Otoritas Jasa Keuangan menargetkan premi industri asuransi mampu bertumbuh di kisaran 12% – 15% pada 2019, setelah hanya tumbuh single digit pada 2018.

Pertumbuhan industri asuransi mengalami perlambatan dari tahun ke tahun. Biasanya, industri asuransi jiwa dan asuransi umum mampu tumbuh hingga di atas 10 persen atau double digit setiap tahun.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan pertumbuhan total premi industri asuransi di 2018 hanya mampu mencapai angka 9 persen. Padahal di tahun-tahun sebelumnya angka pertumbuhan selalu double digit.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pengawas Asuransi OJK , Ahmad Nasrullah dalam sebuah acara diskusi bertajuk “Prospek Bisnis IKNB 2019, Peluang dan Risiko di Tahun Menantang” di JW Marriott Hotel, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Sementara itu,melemahnya pertumuhan asuransi terutama di tahun 2018 diakibatkan oleh kondisi ekonomi global yang penuh gejolak. Kondisi tersebut sangat berpangaruh terhadap dunia bisnis, termasuk asuransi.

OJK berharap, hal tersebut dapat menjadi perhatian seluruh pelaku bisnis agar dapat melakukan suatu perbaikan atau inovasi. Sebab tahun ini asuransi memiliki peluang cukup bagus untuk meningkatkan pertumbuhannya. “Industri asuransi masih potensial tumbuh ke depan,” tutur Ahmad.

Adapun saaat ini total aset IKNB menurut data OJK adalah sebesar Rp2.353 triliun, terdiri dari Rp2.255 aset konvensional dan Rp98,57 triliun aset di syariah. Asuransi sendiri menguasai 53% aset dari total IKNB sebesar Rp1.251 triliun. Sisanya dipegang dana pensiun 12% dan lembaga pembiayaan 25%. Sisanya 10% dipegang IKNB jenis lainnya.

 

Leave A Comment