FGD Pelaku Jasa Keuangan

Posted in News

FGD Tanggung Jawab Pelaku Usaha Jasa Keuangan Terhadap Tindakan Karyawan

 Dalam berjalannya sektor jasa keuangan seringkali terdapat tindakan karyawan atau pihak ketiga yang bekerjasama dengan Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang merugikan konsumen. Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut, maka perlu dikaji sejauh mana batasan tanggung jawab pelaku usaha jasa keuangan dalam posisi badan usaha korporasi terhadap perbuatan yang dilakukan oleh pegawainya atau pihak ketiga yang bekerja untuk pelaku usaha jasa keuangan yang merugikan konsumen. Merespan hal tersebut, maka pada tanggal 3 April 2017, OJK mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Tanggung Jawab Pelaku Usaha Jasa Keuangan Terhadap Tindakan Karyawan.

Acara tersebut diisi oleh Indra Safitri, SH, MM (Ketua Umum Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal) dan dihadiri oleh peserta dari Industri jasa keuangan, asosiasi, badan-badan mediasi serta Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI).

Di dalam FGD ini telah didiskusikan hal-hal terkait tindakan-tindakan karyawan yang merugikan yang pernah terjadi, aspek-aspek dari perbuatan merugikan tersebut seperti hubungan para pihak yang terlibat, hubungan hukum, parameter tuntutan dan implikasi yang terjadi akibat perbuatan tersebut. Di dalam acara ini juga didiskusikan optimalisasi kewenangan OJK dalam kaitannya dengan Conduct, Market Integrity serta Law Enforcement.