Insurtech The Digital Future Of Insurance

Potensi pemasaran produk asuransi melalui kanal digital diprediksi akan menjadi tantangan di industri perusahaan asuransi. Pelaku asuransi mulai berlomba-lomba membuat berbagai macam inovasi.

Melihat peluang tersebut, pasarpolis.com menggelar seminar dengan mengangkat tema “The Digital Future Of Insurance” di Fairmont Hotel Jakarta, Jumat (10/08/2018)

Turut hadir dan memberikan keynote speech Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara, beliau mendukung adanya pengembangan asuransi digital. Ia mengatakan ada beberapa hal yang dilakukan pemerintah dalam mendukung pengembangan asuransi digital tersebut.

Pembangunan infrastruktur internet, menjadi hal utama yang dipersiapkan pemerintah, yaitu melalui Palapa Ring. Proyek ini dibagi menjadi tiga wilayah, yakni barat, tengah dan timur.

“Kebijakan pemerintah membangun infrastruktur tidak mau lagi hanya berdasarkan demand projection, karena kalau berdasarkan demand projection kita akan selalu behind the curve. Kominfo, TIK harus ahead the curve karena infrastruktur yang dibangun seperti Palapa Ring membangun demand-demand baru, sehingga nantinya bisa menciptakan unicorn startup,” ujar Rudiantara.

Pada kesempatan ini, Ketua Bidang Pemasaran dan Pengembangan Produk Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Christian Wanandi turut menjadi narasumber.

Christian mengatakan, sekitar 50%-60% pelaku asuransi kerugian mulai mengarah pada pengembangan distribusi lewat digital. Saat ini, beberapa pemain memang baru mulai mengembangkan yang sederhana seperti pemanfaatkan jejaring sosial dan penyegaran website yang lebih menarik.

“Hal ini tentu menjadi peluang yang harus terus dikembangkan, kita berharap adanya penetrasi asuransi yang lebih baik kedepannya dengan pemanfaatan digital ini,” tuturnya.

Dari sisi regulasi, AAUI berharap dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beberapa usulan asosiasi mengenai pemanfaatan digital ini diharapkan jangan ada kemunduran lagi seperti harus adanya hardcopy polis dan juga tandatangan basah.

AAUI meyakini bisnis insurtech diyakini akan semakin ramai, hal ini mengikuti dengan perkembangan e-commerce yang semakin hari semakin banyak jumlahnya. Namun tentu hal ini masih butuh persiapan yang matang. Selain infrastruktur juga pengembangan produk yang inovatif dan mudah untuk dipahami oleh nasabah.

Leave A Comment